Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Penistaan Agama Islam
Pengalihan Arus Lalu Lintas, Aksi Demo 2 Desember
2016-12-02 07:13:32

Tampak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait aksi dzikir dan doa bersama Aksi Bela Islam jilid III di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, pihaknya telah melakukan imbauan terkait rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus melalui media sosial dan media lainnya.

"Arus lalu lintas jelas dialihkan. Dari Timur, Barat dan Selatan dialihkan, sehingga nantinya betul-betul kegiatan masyarakat tidak terganggu," ujar Iriawan, Kamis (1/12).

Dikatakannya, arus dari arah Timur akan masuk dari Cempaka Putih atau Rasuna Said. "Sama halnya dengan Selatan dari Rasuna Said dan Pancoran. Saya sudah cek masyarakat sudah tahu," ungkapnya.

Ia menyampaikan, aparat juga sudah menyiapkan lima lokasi parkir, termasuk 200 bus buat massa.

"Kita siapkan 200 bus, jika saudara-suadara kita akan kembali ke tempat masing-masing. Tempat parkir di Kemayoran. Tentunya tempat lain juga ada," paparnya.

Selanjutnya Kasubit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menambahkan Ditlantas Polda Metro Jaya mempersiapkan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka menciptakan dan membangun kamseltibcar lantas yang dinamis.

"Sehingga seluruh aktivitas berkendara dapat berjalan dengan lancar," kata AKBP Budiyanto.

Berikut rencana alih arus lalu lintasnya:

1. Arus lalu lintas dari Hayam Wuruk menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke kiri ke Jalan Juanda - Gunung Sahari atau Lapangan Banteng - Jalan Medan Merdeka timur -Tugu Tani, dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas dari Lapangan Banteng menuju Veteran dialihkan ke Jalan Pos.

3. Arus lalu lintas dari Gunung Sahari menuju ke Jalan Dr Sutoyo, diluruskan ke Jalan Senen Raya.

4. Arus lalu lintas dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari.

5. Arus dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira - Pasar Baru - Guning Sahari, dan seterusnya.

6. Arus lalu lintas yang datang dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD diluruskan ke Jalan Senen Raya - Wahidin - Gunung Sahari, dan seterusnya.

7. Arus yang datang dari Cikini Raya menuju Ridwan Rais dialihkan ke kanan Jalan Kwitang Raya dan dari Kebon sirih dilurusksn ke Jalan Kwitang Raya.

8. Arus lalu lintas dari Jalan Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Kebon Sirih - Tugu Tani atau ke Tanah Abang - Abdul Muis - Harmoni, dan seterusnya.

9. Arus lalin dari Abdul Muis diluruskan ke Harmoni maupun Fahrudin, dan seterusnya.

10. Arus lalin yang datang dari arah Abdul Muis menuju Jalan Musium diluruskan ke Jalan Fahrudin.

Kedatangan massa yang akan mengarah Monas melewati jalur-jalur berikut:

1. Massa yang datang dari Banten atau Tangerang dilewatkan Tomang - Caringin - Biak - Suryo Pranoto - Harmoni - Juanda - Monas.

2. Massa yang datang dari Bandung atau Bekasi lewat Jalan Tol keluar Cempaka Putih - Senen - Medan Merdeka Timur - Monas.

3. Massa yang datang dari Bogor atau Sukabumi pada saat keluar Tegal Parang lewat Rasuna Said - Cokro Aminoto - Tugu Tani - Monas.

Kantong-kantong parkir disiapkan di Istiqal, Lapangan Banteng, PRJ Kemayoran dan Parkir Timur Senayan.(bh/as)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
 
HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
 
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
 
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
 
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]