Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Pengakuan Tim Rescue Tentang Sulitnya Medan Basement Plaza UOB
Saturday 19 Jan 2013 16:43:43

Briptu Agus (kiri), Bribtu Permadi (tengah), dan Deny (kanan) dari tim Rescue saat diwawancarai di Palaza UOB, Sabtu (19/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim gabungan masih terus mengupayakan pencarian korban yang saat ini diduga masih ada di bawah basement Gedung UOB, Sabtu (19/1).

Selang waktu lebih dari 2 x 24 jam sejak air memasuki Basement Gedung UOB Kamis (17/1) pagi lalu sudah 2 korban tewas, dan 2 lainnya berhasil diselamatkan.

Tiga orang dari tim regu kepolisian dan SAR yang tergabung dalam tim evakuasi ini mengungkapkan kepada wartawan, tentang sulitnya medan di bawah lantai Plaza UOB, karena banyaknya mobil yang sudah tidak beraturan, dan bau BBM mobil yang tumpah menyulitkan tim evakuasi.

Sama seperti kemarin, air sudah surut 1,5 meter, namun kondisi masih sulit. "Kita sudah buka beberapa pintu mobil di bawah sana, namun karena airnya keruh dan bau bensin, mobil masih banyak di bawah sana," ujar Briptu Agus dari Dit Sabhara Polda Metro Jaya.

Sedangkan Briptu Permadi mengungkapakan bahwa, posisi mobil sudah tidak beraturan, disetiap lorong masih ada celah udara sekitar 5 jari buat kita, namun tidak dapat maksimal karena tersangkut dengan tabung oksgen kita, sementara di atas masih banyak pipa-pipa," ujarnya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]