Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Penembakan di Tol Bintaro Terungkap, Polisi: Pelaku Ipda OS Anggota PJR Polda Metro
2021-11-30 19:31:36

Tampak Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhirawa Braja Paksa (kanan) bersama Dirreskrimum PMJ Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Kabid Humas PMJ Kombes Pol Endra Zulpan dan Divisi Propam Mabes Polri, saat menjelaskan ungkap kasus penembakan di Tol Bintaro.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polisi berhasil mengungkap kasus penembakan misterius oleh OTK (orang tak dikenal) yang memakan korban 2 orang, di pintu keluar Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Adapun pelakunya adalah Ipda OS (anggota Polri)," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/11).

Zulpan menjelaskan, pelaku merupakan anggota PJR (Patroli Jalan Raya) Ditlantas Polda Metro Jaya. Saat ini, lanjutnya, pelaku telah ditahan di Polda Metro Jaya.

"Adapun penanganan kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian, termasuk juga melibatkan dari Propam, karena anggota tersebut adalah anggota Polda Metro," ujarnya.

Direktur Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menerangkan, pelaku Ipda OS tengah diperiksa intensif oleh Propam Polda Metro Jaya bekerjasama Divisi Propam Mabes Polri guna mengetahui apakah ada unsur pelanggaran atau tidak.

"Kami masih mendalami apakah ada unsur pelanggaran atau tidak maka dari itu ada asistensi dari Divpropam Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," terang Tubagus.

Terkait dengan status hukum Ipda OS, polisi masih belum menetapkan pelaku sebagai tersangka.

"Saat ini yang bersangkutan (pelaku) belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena untuk menetapkan tersangka harus minimal 2 alat bukti," tukasnya.

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhirawa Braja Paksa menyampaikan, kasus penembakan yang dilakukan oleh anggota PJR Polda Metro Jaya, Ipda OS akan didalami bersama sama dengan pihak Mabes Polri.

"Kami berkoordinasi dengan Paminal Mabes atau Divisi Propam Mabes. Dalam hal ini ditangani oleh Biro Paminal. Jadi kami sinergi dengan Ditkrimum Polda Metro Jaya untuk benar-benar memastikan apakah ada atau terjadinya pelanggaran disiplin atau pelanggaran kode etik," lugas Bhirawa.

Adapun barang bukti yang diamankan, sebuah kendaraan bernopol B 2235 TRA dan senjata api pelaku jenis HS.

Sebelumnya diberitakan, terjadi penembakan misterius di pintu keluar tol Bintaro pada Jum'at (26/11/2021) sekitar pukul 19.00. Adapun korban penembakan yakni inisial PP dan MA.

Atas kejadian tersebut, dua korban mengalami luka tembak, PP di bagian dada sedangkan MA pada bagian perut. Keduanya pun mendapat perawatan di rumah sakit, namun naas nyawa korban PP tak terselamatkan setelah beberapa hari dirawat.(bh/amp)


 
Berita Terkait Penembakan
 
PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]