Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Gizi Buruk
Penderita Gizi Buruk Aceh, Belum dapat Perhatian Pemerintah
Tuesday 30 Jul 2013 00:41:29

Hanafiah bersama salah seorang anaknya yang menderita Gizi buruk.(Foto:BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Dua diantara empat penderita Gizi Buruk Riski 3,5 tahun dan Iqbal Ramadhan 2 tahun, belum dapat perhatian pemerintah, dua diantaranya telah meninggal dunia.

"Keduanya warga dusun setia Desa labuhan keude kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur, Menurut orang tua Korban, menolak anaknya dirawat di rumah sakit, Dengan alasan keterbatasan Dana untuk keperluan sehari hari.

"Menurut orang tua korban lagi Hanafiah 63 tahun Anak yang meninggal, Anak ke 3 Syafrijal 7, dan ke 5 Anisa Wati 3,5 meninggal sekitat dua tahun lalu akibat gizi buruk.

"Kondisi kedua Balita tersebut saat ini sangan memprihatinkan, Hanafiah yang sehari hari bekerja sebagai pemulung, sangat berharap pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat memperhatikan penderitaan yang di alami anaknya.

"Hanatiah mengatakan Meski pihak rumah sakit membantu dirinya, agar anaknya di rawat di Puskesmas, namun dririnya tidak mampu membayar kebutuhan lainnya selama di rumah sakit, dan saya kedua anak saya tersebut mendapat perawatan bidan setiap paginya.

"Perawatan seperti ini saya nilai belum cukup, karena kedua anak saya harus menjalani perawatan insentis di rumah sakit, kondisi anak saya saat ini sangat memprihatinkan, tidak bisa berjalan seperti anak seusia dirinya," Pungkas Hanafiah pada awak media ini.

"Hanafiah menambahkan penderita gizi buruk di kabupaten Aceh Timur kurang mendapat perhatian dari pemerintah, untuk menangani penderita gizi buruk, Dan mengaku dari pihak pemerintah belum Ada bantuan apapun untuk kedua anaknya yang masih selamat akibat menderita gizi buruk.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Gizi Buruk
 
• Indonesia Juara 4 'Stunting' Dunia, Netty Aher: Negara Harus Hadir
 
• Selamatkan Generasi Bangsa dari Ancaman Stunting
 
• Derita Azhar di Negeri Kaya Minyak dan Gas Yang Berjulukan Serambi Mekkah
 
• Aceh Timur Lumbung Penderita Gizi Buruk
 
• Penderita Gizi Buruk Meninggal di Hari Kemerdekaan RI Ke 68
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]