Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Pencarian 5 Korban Hilang Dari Banjir dan Longsor Diteruskan
Tuesday 30 Jul 2013 19:45:49

Banjir dan Longsor di Kota Ambon.(Foto: Ist)
AMBON, Berita HUKUM - Hingga Selasa (30/7) pukul 17.00 WIT penyelamatan, pencarian dan evakuasi korban banjir dan longsor di Kota Ambon masih terus dilakukan. Daerah yang mengalami bencana adalah Desa.Laha, Desa.Hative Besar, Desa.Rmh 3, Kel.Batu gajah, Kel.Amahutu, Kel.Air mata cina, Kel.Ponegoro, Dsn.Eri, Desa.Silale latuhalat, Desa.Panu, Kel.Waihuka dan Desa.Batu Merah

Jumlah korban yang meninggal sebanyak 8 orang dengan rincian Ds.Ahuru (2 orang), Ds.Galunggung (1 orang), Kel.Batu Gajah (2 orang), Dsn.Eri (1 orang) dan Tanah Tinggi (2 orang tanpa identitas). Enam orang meninggal yang sudah dapat diidentifikasi adalah Helmi kapitan 33 th, Mei kapitan 17 thn, Rahmat (onyong) 2 thn, Jumail 3 thn, Yopi 20 thn, Joseph Finyain 32 thn

Korban hilang sebanyak 5 orang dengan rincian 1 orang di Ahuru, 1 orang di Batu Gajah dan 3 orang di Bt. Meja. Korban luka ringan 12 orang (rawat jalan) dan luka berat 16 orang (dirawat).

Total pengungsi sebanyak 878 KK (4390 jiwa) yang tersebar di Ds.Laha 68KK (412 jiwa), Ds.Hative Besar 19KK (76 jiwa), Ds.Rmh tiga 11KK (45 jiwa), Kel.Batu gajah, Kel.Amahusu 10KK (50 jiwa), Kel.Air mata cina 68KK (380 jiwa), Kel.Ponegoro 167KK (420 jiwa), Dsn.Eri 19KK (90 jiwa), Ds.Panu 389KK (1890 jiwa), Kel.Waihuka 9KK (48 jiwa).

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir dan tanah longsor juga mengakibatkan 878 unit rumah tergenang, 50 unit rumah rusak berat, 30 unit rumah rusak sedang, 3 unit jembatan amblas, 200 m talud amblas dan 30 m jalan amblas

Upaya penanganan yang telah dilakukan
1. BNPB, BPBD, TNI, Polri, PMI, Tagana, Basarnas, SKPD terkait, relawan dan masyarakat bersama melakukan penanganan darurat.
2. Terus melakukan pendataan
3. Melakukan koordinasi dgn camat
4. Penanganan untuk korban meniggal dunia dan hilang
5. Pembersihan sisa lumpur.

Kendala yang dihadapi
1. Alat untuk pencarian, penyelamatan dan evakuasi terbatas.
2. Sulit melakukan komunikasi
3. Akses lokasi longsor terhambat

Kebutuhan mendesak
1. Tenda pengungsi
2. Makanan siap saji
3. Kebutuhan kelompok rentan
4. Peralatan pembersih sisa lumpur.(bpb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]