Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Penanganan Darurat Banjir di Bandung dan Sekitarnya
Thursday 27 Dec 2012 14:51:42

Satu unit mobile pump dengan kapasitas 250 liter/menit untuk membantu mengurangi debit banjir.(Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Banjir yang menguyur Wilayah Bandung menyebabkan terjadi genangan di perempatan jalan nasional di kawasan Gede Bage, Bandung. Tinggi genangan mencapai sektiar 70 cm. Hal tersebut menghambat arus lalu lintas.

Hanya beberapa saja yang berani menerobos genangan banjir tersebut. Genangan di daerah tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi. Bahkan, hujan yang turun pada Hari Sabtu 22 Desember 2012 merupakan hujan yang sangat lebat dan merata. Demikian data dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum.

Lamanya genangan mencapai 2–4 jam. Hal tersebut menunjukkan adanya kondisi drainase yang terhambat. Kondisi drainase jalan tidak mencukupi untuk menampung debit yang datang dari arah utara / jalan rumah sakit maupun curah hujan setempat.

Penanganan darurat yang dilakukan oleh BBWS Citarum adalah dengan melakukan penggalian pada saluran yang mengalami pendangkalan. Teknik penggalian menggunakan cara manual karena berada di tengah-tengah pemukiman. Sehingga, tidak dimungkinkan dilakukan penggalian dengan alat berat.

Genangan banjir juga terjadi di Ranca Ekek, Bandung. Lokasi genangan meliputi kawasan industri PT Kahatex, PT Indopratama, kawasan permukinan di sekitar kawasan tersebut serta menggenangi jalan nasional yang menghubungkan Bandung dengan Garut, Tasikmalaya. Tinggi genangan di jalan raya mencapai 60 cm.

Genangan tersebut juga menghambat arus lalulintas dan kemacetan mencapai beberapa kilometer.

Upaya penanggulangan darurat yang dilakukan oleh BBWS Citarum adalah dengan mengirim satu unit “mobile pump” dengan kapasitas 250 liter/menit. Penyedotan dilakukan di daerah genangan dan dibuang ke saluran drainase terdekat yang mengalir ke sungai Cikijing.

Hasil pantauan di lapangan, banjir terjadi akibat kapasitas saluran drainase yang kurang serta terhambat di beberapa tempat. Selain juga karena debit di sungai yang melintas di daerah Rancaekek juga sedang tinggi. Antara lain S. Cimande, S.Cikijing dan S. Cikeruh.

Dengan dilakukan penyedotan dengan pompa dari BBWS Citarum, secara berangsur-angsur genangan mengalami penurunan ketinggian khususnya di jalan raya Rancaekek.

Bantuan Penanganan Darurat Banjir juga dilakukan di daerah Andir, Baleendah Kabupaten Bandung. BBWS Citarum memperbantukan sebanyak 11 unit perahu karet. Evakuasi dilakukan pada 24 Desember 2012.(bwc/ind/pu/bhc/rby)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]