Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembiusan
Pemudik Harus Waspadai Kejahatan Pembiusan
Saturday 20 Aug 2011 22:44:57

Pemudik yang menjadi korban pembiusan di angkutan umum (Foto: Istimewa)
TEGAL-Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo mengimbau kepada para pemudik pengguna bus umum dan kereta api untuk mewaspadai segala bentuk kriminalitas yang mungkin terjadi selama perjalanan.

"Pemudik yang menggunakan jasa angkutan umum menjadi prioritas seluruh jajaran Polri, terutama adanya sabotase dan terorisme pada kereta api yang dilakukan pihak-pihak tertentu ataupun kriminalitas angkutan bus dengan modus pembiusan," katanya saat meninjau pelayanan mudik Lebaran 2011 di Stasiun Besar Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (20/8).

Ia menjelaskan, seperti dikutip Antara, untuk mencegah sabotase, terorisme dan bentuk kejahatan lainnya terhadap pemudik saat dalam perjalanan, seluruh jajaran kepolisian telah melakukan persiapan pencegahan yang optimal, sehingga para pemudik merasa nyaman selama mudik dan balik.

Untuk menjaga keamanan para pemudik, terutama yang menggunakan jasa kereta api, ujarnya, petugas kepolisian akan ditempatkan di sepanjang jalur kereta sehingga aksi sabotasea, terorisme atau kejahatan lainnya dapat diantisipasi.

Petugas, kata Kapolri, telah mendirikan posko keamanan di terminal dengan personel kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi aksi pembiusan yang kerap terjadi di tempat tersebut selama Lebaran. (mic/ans)


 
Berita Terkait Pembiusan
 
Polisi Menangkap 2 Pelaku Pembiusan di Parkiran Pondok Indah Mall
 
Kuli Bangunan Dibius, Korban Pingsan Dibuang Pelaku di Pinggir Jalan
 
Hipnotis Lengkapi Aksi Pembiusan Pemudik
 
Pembiusan Pemudik Merambah ke Penumpang Pesawat
 
Pemudik Harus Waspadai Kejahatan Pembiusan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]