Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Illegal Fishing
Pemprov Gorontalo dan Polda Bersinergi Perangi ILLEGAL Fishing
Thursday 18 Oct 2012 22:11:13

Gubernur Gorontalo, Drs. Rusli Habibie, MAP saat menandatangani MoU (Foto: BeritaHUKUM.com/hms.Prov))
GORONTALO, Berita HUKUM - Illegal fishing dan penangkapan ikan dengan menggunakan bom merupakan tindak pidana perikanan yang hingga saat ini masih marak terjadi. Dampak yang ditimbulkan dari aktifitas ini selain mengancam jiwa nelayan itu sendiri juga berakibat rusaknya ekosistem laut sebagai perkembangbiakan ikan dan biota laut lainnya, sehingga berpengaruh pada menurunnya produktifitas perikanan pada satu wilayah.

Persoalan ini terus disikapi serius oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dari waktu ke waktu. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mencegah dan menekan tindak pidana perikanan di wujudkan melakukan MoU bersama pihak Polda Gorontalo, (18/10). Tindak lanjut dari kesepahaman diantaranya, Pemprov Gorontalo melalui Dinas terkait, yakni Dinas Kelautan dan Perikanan bersama-sama dengan Polair Polda Gorontalo akan bersinergi serta berkoordinasi secara rutin melaksanakan patroli diseluruh wilayah perairan Gorontalo.

“Dengan adanya MoU ini, maka jajaran terkait baik Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Polda secara periodik melakukan patroli dan pengamanan diseluruh wilayah perairan Teluk Tomini ini guna mengamankan dan mencegah aksi penangkapan ikan oleh nelayan dari luar provinsi maupun luar negeri serta maraknya penggunaan bahan peledak dalam menangkap ikan,” ujar Gubernur Gorontalo, Drs. Rusli Habibie, MAP.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Sutrisno, Api, MSi, mengatakan, patroli terpadu ini akan didukung oleh armada-armada kapal, baik dari dinas berjumlah 3 unit kapal ditambah kapal dari Kementrian Kelautan Perikanan, 5 unit kapal dari Polairud yang juga akan dibackup dari Danlanal.

“Harapan kami, gerak tindak dari instansi yang terkait dalam pengamanan sumber daya ikan standar operasional proseduralnya kita sudah sepakat dan sepaham, bahwa apabila ada kegiatan yang melanggar dibidang perikanan maka instansi inilah berkoordinasi dan menangani secara intensif serta terkoordinasi dalam penanganannya,” pungkas Sutrisno.(bhc/shs/mdb)



 
Berita Terkait Illegal Fishing
 
• Forum AALCO ke-61, Indonesia Dorong Illegal Fishing Jadi Kejahatan Terorganisir yang Bisa Dijerat Hukum Internasional
 
• Illegal Fishing Rusak Habitat Ikan
 
• Illegal Fishing dan Kedaulatan Laut Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia
 
• Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur
 
• Kebijakan Menteri Susi Hendaknya Perhatikan Nasib Nelayan Kecil
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]