Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tsunami
Pemprov DKI Sumbang Rp 60 Miliar dan Berangkatkan 83 Personel Tim Tanggap Ibukota Ke Sulteng
2018-10-02 07:50:00

Tampak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melepas para personel yang berangkat untuk membantu Bencana di Sulawesi Tengah, Senin (1/10).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan mengirimkan 83 personel Tim Tanggap Ibukota dan sumbangan sebesar Rp. 60 milyar.

Sebanyak 83 personel tersebut dilepas secara langsung keberangkatannya oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersamaan dengan berlangsungnya upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, di kawasan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Aneis mengatakan, pada Jumat 28 September 2018, saudara-saudara kita di Sulteng mengalami bencana alam yang mengakibatkan banyak korban jiwa, luka-luka, dan masyarakat kehilangan tempat tinggalnya.

"Jadikan kesempatan untuk hadir di sana dengan membantu para korban dengan sepenuh hati," ujarnya, Senin (1/10).

Menurut Anies, personel yang berangkat berasal dari beragam keahlian, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan instansi seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Guulkarmat, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Dinas Kominfotik, Biro Administrasi, Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri, serta BAZIS.

"Semua berangkat hari ini dan Insya Allah penugasan pertama sampai dengan 10 Oktober. Saya ucapkan selamat bertugas," ungkapnya.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memberikan sumbangan sebesar Rp 60 miliar untuk membantu korban Gempa Bumi dan Tsunami di Palu - Donggala Sulawesi Tengah.

"Pemprov juga akan mengalokasikan 60 Miliar untuk membantu meringankan beban disana," ujar Anies.

Dana bantuan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2018.

Anies mengatakan penyaluran bantuan tersebut akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kita akan koordinasikan dengan pemerintah Sulteng terkait alokasi Rp 60 Miliar itu," kata Anies.

Sementara, Koordinator tenaga medis yang akan ikut berangkat, Arsanto Tri Widodo menjelaskan, total tenaga kesehatan berjumlah 22 orang terdiri dari, dua dokter ortopedi, satu dokter obgyn, satu dokter spesialis anak, satu dokter spesialis anestesi, satu dokter bedah umum, empat dokter gawat darurat, sembilan perawat, satu farmasi dan dua petugas dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Kita nanti yang bekerja itu ada instrumen operasi, implan, obat, alat-alat habis pakai. Kita akan membawa obat-obatan yang diperkirakan mencapai berat 1 ton," tandasnya.(beritajakarta/bh/sya)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]