Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilbup Takalar
Pemilihan Bupati Takalar
Saturday 06 Oct 2012 00:40:03

Ilustrasi (Foto: Ist)
TAKALAR, Berita HUKUM - Pemilihan bupati dan calon wakil bupati takalar dilaksanakan hari ini, Kamis (4/10), yang diikuti oleh 7 pasangan calon yang dua diantaranya melalui jalur perseorangan, nomor urut 1. Drs H. Abdul Gani - Drs. H. Tombong Rani ML (perseorangan), 2. DR. H Burhanuddin B, SE, M.Si - H. M. Natsir Ibrahim, SE (golkar), 3. Jen Syarif Rifai - Gassing Rapi (hanura, PAN, PBB), 4. H. Syamsari Kitta, S.pl, MM - Ir. H. Hamzah Barlian, MM (PKS, PKB, PDIP), 5. Drs. Hj. Msniar Mappasawang - H. Burhan Talli, SE, 6. Drs. H. Andi Makmur A. Sadda, MM - H. Nashar A Baso, SH, M.Si (PPP, PDK, PKNU Demokrat), 7. H. Achmad Dg. Se're - Ir. H. Sukwansyah A. Lomba, M. Si (gabungan partai politik), dengan jumlah DPT sebanyak 291.065 jiwa yang tersebar di 9 Kecamatan.

Antusias masyarakat terhadap pemilihan saat ini terlihat diseluruh penjuru wilayah Takalar, tercatat pada pukul 10.30 WITA hampir rata - rata di tiap TPS sudah 50% warga menggunakan hak pilihnya. Kabupaten Takalar yang terdiri dari 9 kecamatan memiliki 420 TPS yang tersedia bagi warga nya untuk menyalurkan suaranya, dengan letak geografis yang sebagian besar berdekatan wilayahnya tidak menyulitkan KPUD Takalar dalam pendistribusian logistik kebutuhan pemilu.

"Di Takalar hanya 4 daerah ( Mattirobaji, Maccinibaji, Tompotana dan Rewataya ) yang harus menggunakan speed boat untuk sampai di sana, dengan jumlah TPS sebanyak 16 titik, logistik untuk pemilukada saat ini didaerah tersebut kami distribusikan 2 hari sebelum hari H", terang abdulsallim Seketaris KPUD Takalar.

Profesionalime penyelenggara kembali diuji dengan laporan dari masyarakat dan panwaslu setempat mengenai ketidak netralan anggota PPS diwilayah Manggara Bombang desa lakotong yang berakhir dengan keputusan KPUD Takalar untuk memberhentikan dan mengganti ketua PPS setempat yang dinilai tidak netral.

"Setelah kita mendapatkan laporan dari warga dan Panwas setempat, mengenai dugaan tidak netralnya salah satu anggota lapangan ( ketua PPS ) didesa tersebut, maka dilakukan pembuktian laporan tersebut, dan memang ternyata rumah orang itu (ketua PPS) dijadikan tempat pertemuan tim sukses salah satu pasangan calon, maka kami segera memberhentikan ketua PPS setempat", ungkap agussalim.

Hingga berita ini diturunkan hasil perolehan suara sementara hanya dapat dilihat melalui LSM penyedia layanan quick count, sedangkan KPUD Takalar mengacu pada Peraturan yang berlaku dengan menunggu laporan hasil rekapitulasi penghitungan di tingkat kecamatan terlebih dahulu.(run/dam/kpu/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilbup Takalar
 
Pemilihan Bupati Takalar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]