Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Energi Alternatif
Pemerintah Diminta Konsisten Kembangkan Energi Alternatif
Monday 18 Nov 2013 21:03:26

Ilustrasi. Energi Alternatif.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kedaulatan di bidang energi harus terus ditunjukkan Indonesia, salah satunya dengan mengembangkan energi alternatif untuk menggantikan sumber energi fosil yang kian menipis.

Ketua DPR RI Marzuki Alie menegaskan hal tersebut dalam pidato Pembukaan Masa Sidang II tahun 2013-2014, Senin (18/11). “Pemerintah harus konsisten untuk terus mengembangkan berbagai energi alternatif menuju Indonesia berdaulat di bidang energi,” tandasnya. Banyak sumber energi alternatif yang belum tereksplorasi dari perut bumi Indonesia. Energi panas bumi, salah satunya yang belum secara maksimal dimanfaatkan.

Selain energi alternatif, DPR juga meminta pemerintah mengelola subsidi BBM dengan baik. Dalam RUU APBN 2014 yang baru saja dibahas DPR, subsidi harus diupayakan tepat sasaran sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan. “Pemerintah harus mampu mengendalikan subsidi BBM pada tahun anggaran berjalan, agar tidak melebihi kuota BBM bersubsidi yang telah ditetapkan sebesar 48 juta kiloliter.”

Pada bagian lain, Marzuki juga mengungkapkan, soal efisiensi pengelolaan migas, penentuan angka cost recovery, dan mendorong iklim investasi di sektor migas. Semua ini penting dilakukan pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri dan sekaligus sebagai sumber pendapatan negara.

Sementara soal kebijakan pengadaan mobil murah ramah lingkungan, disarankan Marzuki agar ada ketegasan dalam implementasinya. Pemberian insentif pajak bagi proyek mobil murah itu, katanya, berpotensi mendistorsi kebijakan pengendaliaan BBM bersubsidi. Selain itu, proyek ini juga bertabrakan dengan upaya intensifikasi pajak dan pengendalian emisi gas buang.(mh/dpr/bhc/sya)


 
Berita Terkait Energi Alternatif
 
• Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Dorongan Besar Wujudkan Kedaulatan Energi
 
• Harga Energi Baru Terbarukan (EBT) Masih Relatif Mahal
 
• DPR Minta Negara Produsen Minyak Kembangkan Energi Ramah Lingkungan
 
• Aturan Energi Bersih Mesti Adil
 
• Ada 9 Pembangkit Senilai Rp20,6 Triliun Segera Teken Jual Beli Listrik ke PLN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]