Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PT Inalum
Pemerintah Berencana Akuisisi Inalum di 2013
Tuesday 03 Jul 2012 09:25:27

Inalum Asahan (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Guna memberikan nilai tambah kepada negara dan berdasarkan Master of Agreement, Pemerintah berencana akan mengakuisisi saham PT Inalum, Asahan pada tahun 2013. Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR, pada Senin (2/7).

"Rencana pengambilalihan saham atau pengambilalihan project Inalum oleh pemerintah didasarkan pada master agreement antara pemerintah dan investor Jepang. Dimana dalam jangka waktu 30 tahun dari commands operation, yang mana akan berakhir pada 31 oktober 2013. Untuk berikutnya, aset project Inalum akan diambilalih oleh pemerintah," jelasnya.

Seperti yang dirilis laman situs depkeu.go.id pada Senin (2/7), Hadiyanto mengatakan, proses pengambilalihan ini merupakan kesempatan bagi Pemerintah masuk kepada industri sejenis. "Sehingga melalui proses pengambil alihan ini akan ada added value bagi negara pada industri ini, bahkan bisa lebih ditingkatkan oleh Pemerintah melalui PIP," kata Hadiyanto.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, dibutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp7 triliun. "Tentu saja dalam pengambialihan itu perlu dialokasikan dana. Adapun dana yang diperlukan kira-kira hampir Rp7 triliun. Untuk tahun 2012, sudah dianggarkan melalui PIP (Pusat Investasi Pemerintah) sebesar Rp2 triliun dan pada anggaran RAPBN 2013 sudah dianggarkan sisanya kurang lebih Rp5 triliun," katanya.

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) merupakan perusahaan modal asing (PMA) Jepang dan Pemerintah Indonesia yang bergerak di bidang peleburan aluminium (Smelting) dengan produk akhir berupa aluminium batangan. PT. Inalum merupakan satu-satunya peleburan aluminium di Asia Tenggara yang mengoperasikan 510 tungku reduksi dan 2 PLTA sebagai pemasok listriknya. Dengan komposisi saham tercatat 41,12 persen untuk Indonesia, dan 58,88 saham untuk Jepang.(ak/bhc/sya)


 
Berita Terkait PT Inalum
 
• Penyertaan Saham Pemda di Inalum Harus Direspon
 
• Pemerintah Berencana Akuisisi Inalum di 2013
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]