Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Pemerintah Aceh Alergi Terhadap Syari'at Islam
Thursday 27 Jun 2013 16:59:07

Ketua Pusat LSM Acheh Future, Razali Yusuf (kiri) dan Ketua Rabithah Santri Aceh, Tgk Ishak (kanan).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Rabithah Santri Aceh dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Acheh Future mendesak Pemerintah Aceh untuk menjalankan syariat Islam dengan serius. Hal ini disampaikan Humas Rabithah Santri Aceh, Tgk Ishak, saat silahturahmi dengan ketua dengan ketua pusat Acheh Future di Panton labu, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis (27/6).

"Menurut hemat kami, saat ini pemerintah Aceh alergi dengan jalannya syariat Islam di Aceh secara kaffah," tandasnya.

Buktinya, tambahnya lagi, Ulama Aceh sudah berulangkali merekomendasikan tentang hal tersebut. Sebagaimana hasil Muzakarah Ulama Aceh di beberapat tempat, yang terakhir di Dayah Bustanul Huda Paya Pasi, Aceh Timur, pada hari Minggu (14/4) yang lalu.

Senada juga disampaikan oleh Ketua Pusat LSM Acheh Future Razali Yusuf, bahwa pemerintah Aceh lebih mengedepankan program-program lainnya dibandingkan dengan program penegakan syari'at Islam.

"Kita juga mendesak pemerintah untuk mendepan progam syariat, ketimbang program lainnya," tandas Razali.

Razali mencontohkan untuk apa berpakain rapi bila pakaian tersebut tidak suci. Oleh sebab itu ditegaskan kepada pemerintah agar memperbanyak guru Agama di setiap sekolah. "Guru agama yang saya maksud harus Alumni dayah," katanya lagi.

Hal itu dilakukan supaya generasi penurus dapat membekali administrasi sebagaimana sebutan Aceh dengan sebutan "Serambi Mekah". Bila hal tersebut tidak dijalankan, maka tunggulah lahir generasi-generasi mafia perampok dan lainnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]