Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Pembunuhan 3 Warga Muslim Chapel Hill, Seorang Pria Didakwa
Wednesday 18 Feb 2015 18:57:08

Polisi menolak kemungkinan pembunuhan didorong kebencian keagamaan.(Foto: twitter)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Juri pengadilan negara bagian North Carolina, Amerika Serikat, menjatuhkan dakwaan kepada seorang pria atas tuduhan tiga pembunuhan dalam penembakan tiga mahasiswi Muslim. Polisi mengatakan Craig Hicks, 46 tahun, menembak karena pertikaian masalah parkir.

Tetapi mereka menolak kemungkinan pembunuhan didorong kebencian keagamaan.

Paling tidak 12 senapan disita dari rumah Hicks ketika dia menyerahkan diri, kata polisi.

Dia dilaporkan menyebut dirinya di internet sebagai seorang ateis "penggemar senjata".

Anggota keluarganya melaporkan Hicks sebelumnya karena pernah menyerang pasangan menikah.

Istrinya, Karen, mengatakan peristiwa yang diperhatikan dunia tersebut tidak ada hubungannya dengan agama dan suaminya memperlakukan semua orang dengan adil.

Deah Shaddy Barakat, istri Yusor Mohammad Abu-Salha dan saudara perempuan Razan Mohammad Abu-Salha ditemukan tewas seminggu lalu di apartemen mereka di kawasan Chapel Hill, di dekat University of North Carolina, di mana Barakat menjadi mahasiswa kedokteran gigi.

Hicks yang merupakan tetangga mereka, dijadwalkan hadir di pengadilan atas tuduhan pembunuhan pada tanggal 4 Maret. Dia masih berada di penjara tanpa jaminan.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menggambarkan pembunuhan ini sebagai "kejam dan memalukan". Lebih 5.000 orang menghadiri pemakaman pada hari Kamis (12/2) untuk ketiga mahasiswa tersebut.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
• DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
• Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
• Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
• AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
• Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]