Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Pemerkosaan
Pelaku Pemerkosa Anak Dibawah Umur Dituntut 8 Tahun Penjara
Wednesday 16 Jul 2014 21:25:28

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Pelaku pemerkosaan anak dibawah umur, Andri Setiawan (27) yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) telah akan memasuki babak akhir yaitu Putusan atau Vonis yang dijatuhkaa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, yang dijadwalkan pada Selasa (22/7) pekan depan, ujar Jaksa Penuntut Umum Reza, SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, Rabu (16/7).

Kepada pewarta BeritaHUKUM.com Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan bahwa, kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh terdakwa Andre Setiawan (27) warga Samarinda Seberang terhadap Melati (15) nama samaran, pelajar Kelas I di salah satu SMK di Samarinda, yang bergulir beberapa bulan berjalan pada, Selasa (1/7) yang lalu menuntut terdakwa dengan tuntutan 8 tahun penjara, ujar Reza.

Terdakwa Andre selain dituntut 8 tahun penjara, terdakwa juga dituntut denda Rp 60 juta, subsider 6 bulan penjara. JPU menilai terdakwa bersalah dan menyakinkan melakukan pemerkosaan anak dibawah umur sebagaimana diatur dalam pasal 81 ayat 2 KUHP, Undang-Undang Pemerkosaan anak dibawah umur dan Undang-Undang Perlindungan Anak No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Terdakwa Andre Setiawan (27) pelaku pemerkosa anak dibawah umur pada sidang, Selasa (1/7) yang lalu dituntut 8 tahun penjara, denda Rp 60 juta subsider 6 bulan penjara, karena terdakwa terbukti bersalah melakukan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, sebagaimana Pasal 81 ayat 2 KUHP,” ujar Reza.

Reza juga menambahkan bahwa, sidang lanjutan atas kasus tersebut akan di jadwalkan pada sidang Selasa (22/7) pekan depan, jelasnya.

Orang tua korban ketika dikonfirmasi pewarta tentang tuntutan 8 tahun yang diberikan Jaksa Reza, JPU dari Kejaksaan Negeri Samarinda terhadap terdakwa Andre (27), mengatakan mendengar tuntutan 8 tahun yang diberikan merasa sangat puas dan lega, ujar ibu Melati.

“Sangat puas dan lega atas tuntutan yang diberikan JPU terhadap pelaku pemerkosa anak kami, dengan tuntutan 8 tahun penjara, kami puas dan lega apapapun vonis yang dijatukan kepada pelalu kami terima dengan puas.” pungkanya.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Pemerkosaan
 
Oknum Tentara yang Diduga Perkosa Siswi SMK di Surabaya Ditangkap, Polisi: Ditangani POM TNI
 
Perkosa Anak Dibawah Umur, Terdakwa Bryan Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara
 
HNW Apresiasi Tuntutan Hukuman Maksimal Terhadap Terdakwa Pemerkosa 12 Santriwati
 
Pelaku Pemerkosa Anak Dibawah Umur Dituntut 8 Tahun Penjara
 
Oknum Polisi Gorontalo Perkosa Abg
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]