Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kementerian ESDM
Pejabat Kementrian ESDM Jadi Tahanan KPK
Saturday 16 Jun 2012 15:03:03

Gedung KPK (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pejabat Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) kemarin ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena diduga terlibat korupsi pengadaan proyek listrik tenaga surya (solar home system) di Kementerian ESDM 2009.

Menurut Karo Humas KPK, Johan Budi pejabat tersebut adalah, Kepala Sub-Direktorat Energi Terbarukan, Kosasih Abbas yang diduga melakukan korupsi secara bersama-sama dengan mantan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM, Jacob Purwono dalam proyek pengadaan pembangkit listrik tenaga surya yang bernilai Rp526 miliar.

"Yang bersangkutan ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Cipinang," kata Karo Humas KPK, Johan Budi saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/6).

Usai menjalani pemeriksaaan selama empat jam, Kosasih bungkam seribu bahasa sembari menutup wajahnya dengan map. Sambil menunduk, ia masuk ke mobil tahanan.

Dalam proyek tersebut, diperkiranakan negara telah mengalami kerugian sekitar Rp 144 miliar. Dimana pada saat pengadaan barang, telah terjadi penggelembungan penetapan harga barang dan kecurangan dalam menentukan pemenang tender lelang.

Selain itu, Kosasih juga diduga menerima uang senilai Rp9 miliar dari pemenang lelang. (mic/biz)


 
Berita Terkait Kementerian ESDM
 
Saksi Kasus Korupsi SHS: "saya tidak tau pak, dan itu bukan urusan saya tentang adanya kerugian negara"
 
Mantan Dirjen Listrik Bungkam Saat Keluar Gedung KPK
 
Pejabat Kementrian ESDM Jadi Tahanan KPK
 
Spartan Gandeng ILO
 
Menteri ESDM: Penghematan Energi Harus Dilakukan Besar-besaran
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]