Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Vatikan
Paus Berkunjung ke Tempat Suci di Jerusalem
Tuesday 27 May 2014 03:08:27

Di kompleks Masjid al-Aqsa, Paus bertemu ulama Jerusalem, Muhammad Ahmad Hussein..Paus Francis dengan Presiden Shimon Peres dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Israel di militer pemakaman Gunung Herzl di Yerusalem pada hari Senin.(Foto: twitter)
JERUSALEM, Berita HUKUM - Paus Fransiskus mengunjungi tempat suci bagi umat Islam dan Yahudi di kota tua Jerusalem pada hari terakhir lawatannya ke Timur Tengah.

Di kompleks Masjid al-Aqsa, yang merupakan tempat paling suci ketiga bagi umat Islam, Paus mendesak agar umat semua agama 'bekerja bersama' untuk keadilan dan perdamaian.

Saat berbicara dengan ulama Jerusalem, Muhammad Ahmad Hussein, Paus menyampaikan hal yang tidak direncanakan dalam pidato yang disiapkannya dengan meminta umat Kristen, Yahudi, dan Islam untuk mencintai satu sama lain seperti kakak beradik.

"Semoga kita belajar untuk memahami penderitaan yang lain. Semiga tidak ada yang menyalahgunakan nama Tuhan dengan kekerasan," katanya.

Setelah itu Paus berdoa di Tembok Barat yang merupakan salah satu tempat suci umat Yahudi -yang berada di bawah kompleks masjid- dengan menundukkan kepala sambil memegang tembok.

Paus Fransiskus juga meninggalkan catatan doa di Tembok Barat sebelum menuju pemakaman di Gunung Herzl dan menaruh karangan bunga di makam Theodor Herzl, yang merupakan pelopor dari Yahudi modern dan negara Klik Israel.

Wartawan BBC, Yolande Knell, mengatakan kunjungan ke pemakaman Herzl saat ini sudah menjadi salah satu protokol dalam kunjungan resmi ke Israel.

Sehari sebelumnya, Klik Paus Fransiskus mengundang pemimpinKlik Israel dan Palestina berkunjung ke Vatikan untuk mendoakan berakhirnya konflik keduanya, dan sudah diterima oleh Shimon Peres maupun Mahmoud Abbas.

Dalam lawatan ke Timur Tengah ini, Paus Fransiskus juga berkunjung Yad Vashem atau monumen nasional untuk mengenang korban holokos di Israel.

Di situ, Paus mencium tangan beberapa korban holokos sebagai tanda penghormatan.(BBC/bhc/sya)



 
Berita Terkait Vatikan
 
Skandal Pelecehan Seks: Film Dokumenter, Uskup Agung Polandia Minta Vatikan Selidiki Tudingan Pelecehan Seksual di Gereja Katolik
 
Paus Perintahkan Rohaniwan Laporkan Pelecehan Seksual, 'Indonesia Belum Ada Kasus'
 
Bagaimana Paus Fransiskus Tangani Skandal Seks di Gereja Katolik?
 
Paus Fransiskus Akui Kasus Biarawati Dijadikan Budak Seks oleh Pastor
 
Pimpin Misa Malam Natal, Paus Fransiskus Kutuk Kemiskinan dan Materialisme
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]