Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pancasila
Pasukan Garuda Peringati Hari Lahir Pancasila di Afrika
2016-06-03 14:14:18

Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-B/Minusca memperingati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Upacara Garuda Camp (Indoengcoy Camp), Mpoko, Bangui, Rabu (1/6).(Foto: Istimewa)
BANGUI, Berita HUKUM - Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-B/Minusca (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan upacara yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Satgas Konga XXXVII-B/Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin,S.E., dan Komandan Upacara Lettu Czi Bambang Wahyudi yang sehari-hari menjabat sebagai Danton Alber 1, bertempat di Lapangan Upacara Garuda Camp (Indoengcoy Camp), Mpoko, Bangui, Rabu (1/6)

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh Komandan Satgas Konga XXXVII-B/Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin, S.E., menyampaikanantara lain bahwa Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara dalam perjalanan telah mengalami berbagai gangguan, cobaan, dan rintangan. Namun, Pancasila tetap kokoh, hadir, melekat dan menyatu dalam kehidupan bangsa Indonesia, karena memang Pancasila adalah karakter dan kepribadian bangsa Indonesia.

Panglima TNI juga mengatakan sebagai Prajurit Sapta Marga tentunya kita wajib hukumnya untuk memulai memelopori memberi contoh dan tauladan "Berbuat yang Terbaik Dengan Cara Baik dan Benar".

Peringatan Upacara Hari Lahirnya Pancasila di Ibu Kota Negara Central Afrika tersebut dihadiri oleh seluruh Perwira Satgas dan seluruh personel Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-B/Minusca. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait Pancasila
 
Pancasila Dilaksanakan, Jangan Diingkari
 
Syarief Hasan Dukung Penuh Pancasila Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional
 
Menerima Pancasila Sebagai Dasar Negara Adalah Keputusan Strategis
 
HNW: Pancasila Bukti Kedekatan Hubungan Antara Agama dan Negara
 
Pancasila Hadir Karena Kenegarawanan Para Pendiri Bangsa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]