Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kaur
Pasca Banjir dan Longsor, Jalan Rusak di Kaur Terbengkalai dan Membahayakan Warga
2019-07-05 02:08:12

Tampak kondisi kerusakan jalan akibat banjir dan longsor yang rusak parah di desa Air Pahlawan, kecamatan Nasal, Kaur, Bengkulu .(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Kondisi jalan yang rusak pasca musibah banjir dan longsor beberapa waktu yang lalu, saat ini belum juga mendapatkan perhatian serius oleh Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Kaur, provinsi Bengkulu hingga membuat arus transportasi lalu lintas masyarakat terganggu.

Menurut Simarjhon, salah seorang warga pemilik perkebunan di lokasi jalan yang rusak tersebut, menceritakan kondisi jalan di desa Air Pahlawan, kecamatan Nasal, kabupaten Kaur, Bengkulu yang mengalami rusak berat mengatakan bahwa kerusakan jalan, "mengakibatkan kendaraan yang melewati lokasi jalan rusak harus extra hati-hati sekali agar tidak terjadi kecelakaan," jelas Simarjhon, Kamis (4/7).

Kondisi jalanan yang mengalami rusak dan penyempitan akibat tanah longsor dari bahu jalan, "semestinya cepat di perbaiki pemerintah daerah dengan menggunakan anggaran tanggap darurat daerah kabupaten Kaur, bila ini sudah ditangani maka pencegahan kerusakan yang semakin parah dan membahayakan masyarakat saat musim hujan datang dapat dihindari," jelas Simarjhon.

Sementara, Kepala Desa Air Pahlawan Samsul sangat berharap agar jalan yang rusak tersebut dapat segera diperbaiki. "Mengingat area tempat jalan yang rusak tersebut menjadi perlintasan anak-anak menuju kesekolah dan dilalui masyarakat yang membawa hasil pertanian untuk dipasarkan menjadi terganggu, bila jalan tersebut lama tidak juga segera diperbaiki maka di khawatirkan akan menjadi penghambat aktivitas maayarakat kami," ungkap Samsul.

Samsul juga menambahkan, bila kondisi ini tidak segera diatasi dikhawatirkan longsor susulan yang ada semakin bertambah parah dan berbahaya, ketika musim hujan kembali turun, "mengingat tanah longsor yang belum diperbaiki akan semakin menutup jalan di bawa arus air hujan," pungkas Samaul.(bh/aty)


 
Berita Terkait Kaur
 
Pasca Banjir dan Longsor, Jalan Rusak di Kaur Terbengkalai dan Membahayakan Warga
 
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemda Kaur Lakukan Mutasi Jabatan
 
Akibat Hujan Deras Jalan Menuju Kecamatan Kinal Putus
 
Kades Lama Dipecat, Masyarakat Desa Geramat Kecamatan Kinal Kini Fokus Membangun Desa
 
Puluhan Tahun Jalan Rusak Terabaikan Menuju Perkantoran Pemda Kaur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]