Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Aceh
Partai Aceh Mengaku Dihianati Kadernya
Tuesday 19 Mar 2013 23:08:51

Ketua DPW PA Pasee, Tgk Zulkarnaini.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH UTARA, Berita HUKUM- Menghadapi pemilu legislatif 2014, DPW Partai Aceh (PA) Pasee mengaku merasa seperti diketerbelakangkan oleh caleg yang keluar dari Partai Aceh. Ini juga berkaitan dengan munculnya partai-partai baru lokal di Aceh.

Sehingga, Partai Aceh di belakangkan, yang mana sejumlah legislatif yang dulu terpilih dari fraksi Partai Aceh tapi kini malah bergabung dengan Partai lain, kata Ketua DPW PA Pasee, Tgk Zulkarnaini, kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Selasa (19/3).

"Banyak kader-kader PA pada pemilu kali ini yang keluar tanpa pamit," jelasnya

Padahal sebelumnya, terang Tgk Zulkarnaini, pihaknya telah melarang keras anggota legislatif dari fraksi Partai Aceh periode 2009 yang mencalonkan diri sebagai Caleg periode 2014 ke Partai lain selain Partai Aceh. Namun mereka malahan tidak menggubris kesepakatan yang telah dibuat, bahwa anggota legislatif sepakat untuk tidak keluar dari Partai Aceh.

"Kita tidak mengizinkan kader mencalonkan diri sebagai legislatif kembali dengan kendaraan lain selain PA, terkecuali jika menuju kursi DPR RI," tandasnya

Dengan demikian, pihaknya terpaksa mencabut kembali kartu tanda anggota Partai Aceh yang dimiliki oleh sejumlah Caleg 2009 yang melanggar. Karena tak sejalan lagi dengan Partai Aceh tersebut. Maka secara tidak hormat, maka anggota legislatif tersebut kita cabut keanggotaanya. Karena dia telah mencalonkan diri sebagai caleg 2014 ke partai lokal lain yang ada di Aceh.

"Ada beberapa orang yang telah melanggar, tapi maaf namanya kami rahasiakan,” tutup Panglima GAM Wilayah Pasee, Tgk Zulkarnaini.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
• Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
• Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
• Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
• Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
• Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]