Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Internet Security
Parental Control Kaspersky Amankan Internet Anak
Monday 18 Jun 2012 20:40:23

Kaspersky Internet Security (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Parental control berfungsi memungkinkan orang tua mengendalikan serta mengetahui apa yang bisa diakses dan tidak bisa diakses anak dalam komputer atau internet. Meskipun aplikasi seperti ini berguna menunjang keamanan anak, ternyata tidak banyak orang tua yang menggunakannya.

Hasil dari Harris Interactive Survey mengungkapkan bahwa hanya 10% orang tua yang menggunakan software Parental Control pada komputer, 9% di tablet dan 4% di smartphone. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena anak-anak sangat rentan terhadap akses internet yang tidak sehat. Yang lebih mengejutkan, hanya 20% orang tua yang peduli apakah anak mereka mengakses atau mengunduh konten yang tidak sehat dari internet.

Untuk melindungi anak-anak dari konten internet yang tidak sehat, Kaspersky Lab mengumumkan peluncuran dua aplikasi mobile versi beta yang didesain untuk melindungi anak-anak dari konten internet yang berbahaya dan tidak sehat, serta mengontrol penggunaan aplikasi pada smartphone atau tablet mereka.

Kaspersky Parental Control akan tersedia untuk smartphone dan tablet berbasis Android, dan akan menjadi produk pertama Kaspersky Lab yang bisa melindungi perangkat berbasis iOS seperti Apple iPhone dan iPad.

Dengan tingginya pengadopsian perangkat pintar, mencegah anak-anak mengakses konten tidak sehat di internet perlu jadi perhatian serius. Kaspersky Parental Control memberi jawaban bagi para orang tua yang khawatir dengan memberikan perangkat yang menjamin pengalaman online yang aman bagi anak-anak. Karena perbedaan antara Android dan iOS, solusi untuk keduanya bisa berbeda dalam hal fungsinya.

Kaspersky Parental Control untuk perangkat Android

Kaspersky Parental Control versi beta menyediakan seperangkat alat yang mencegah anak-anak mengakses situs yang tidak sesuai atau berbahaya bagi mereka. Solusi ini memungkinkan pengaturan kategori secara spesifik situs yang tidak bisa diakses seperti situs dewasa, situs dengan konten yang terkait dengan obat-obatan terlarang atau kekerasan, dan lain-lain.

Sumber-sumber potensial program jahat seperti situs phishing atau situs dengan konten yang berbahaya bagi perangkat yang dimiliki anak-anak secata otomatis di blok. Selain itu, Kaspersky Parental Control bisa mengatur untuk memberi ijin atau tidak penggunaan suatu aplikasi yang diinstal di perangkat mereka. Pengaturan ini diproteksi dengan password. Kaspersky Parental Control kompatibel untuk smartphone dan tablet berbasis Android.

Kaspersky Parental Control (SafeBrowser) untuk iOS

Kaspersky Parental Control untuk perangkat berbasis iOS mencakup browser (SafeBrowser), yang bisa memblok konten berbahaya. Kaspersky Parental Control ini bisa diunduh dari App Store.

Setelah menginstalnya, orang tua akan mendapatkan instruksi detil bagaimana pengaturan parental control dan pembatasan penggunaan aplikasi lain (termasuk web browser alternatif) menggunakan fitur standar iOS. Produk ini memberikan tingkat keamanan online yang sama dengan produk untuk Android, menyaring situs berdasarkan tipe dan kategori situs, dan memblok situs berbahaya menggunakan cloud database Kaspersky Lab.(bhc/nto)


 
Berita Terkait Internet Security
 
Sering WiFi Gratis Sembarangan? Hati-Hati Ya! Ada Bahaya Terus Mengintai
 
Presentase Pembaca Berita Melalui Internet Berbayar Naik 2 Kali Lipat
 
Parental Control Kaspersky Amankan Internet Anak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]