Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Transportasi Online
Para Pengemudi GrabBike Melakukan Aksi Demo 'One Day No Bid'
2016-12-16 18:56:11

Tampak suasana aksi demo para pengemudi Grab Bike di Jakarta, Jumat (16/12).(Foto: BH /hbl)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekitar ratusan ojek online Grab Bike melakukan aksi demo berkonvoi untuk menggelar aksi damai di sejumlah titik wilayah Jabodetabek, pada Jumat (16/12).

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com pada aksi damai ini yang digelar sejak pagi Pukul 05:00 WIB dinamakan dengan aksi "One Day No Bid", yang merupakan aksi mogok yang dilakukan sehari oleh para pengemudi Grab Bike.

Dalam aksi mogok tersebut, para pengemudi berhenti melayani penumpang guna menyerukan aksi "One Day No Bid".

Pemicunya demo kali ini adalah tarif per kilometer yang diturunkan dari Rp 4.000 menjadi Rp 2.000 serta tidak transparan dalam menerapkan tarif hingga kerap menimbulkan kebingungan di antara pengemudi,

Sementara, Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar, terkait aksi ini mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan dialog dengan mitra pengemudi melanjutkan upaya perwujudan misi-misi Grab Indonesia.

"Termasuk meningkatkan taraf hidup pihak-pihak yang bersentuhan dengan bisnis Grab, baik itu penumpang, pengemudi, pemerintah maupun masyarakat luas," ujar Mediko.

"Kami telah menerima umpan balik mitra pengemudi yang terkait dengan kegiatan hari ini telah tercakup dalam program kesejahteraan mitra pengemudi, dan kami akan terus meningkatkan kualitas program tersebut," ujar Mediko.

Untuk meningkatkan kesinambungan mitra pengemudi GrabBike, pihaknya menjalankan sejumlah inisiatif untuk mengurangi biaya operasional mitra pengemudi sekaligus memastikan kesejahteraan driver.(bh/hbl)


 
Berita Terkait Transportasi Online
 
Sudewo Singgung Soal Kesejahteraan 'Driver' Transportasi 'Online' yang Terabaikan
 
Aplikasi Transportasi 'Online' Diusulkan Jadi Perusahaan Transportasi
 
Grab Didenda Puluhan Miliar, Pengamat Hukum: Investor Asing Tidak Boleh Rugikan Pengusaha Lokal
 
Aplikasi Gojek Diretas, Rp 28 Juta Amblas
 
MK Tolak Permohonan Para Pengemudi Ojek Daring
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]