Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Mesir
Para Pemuda Siap Mati Syahid, Istri Mursi Ikut Turun ke Jalan
Friday 09 Aug 2013 06:15:31

Ilustrasi, Aksi Unjuk Rasa di Mesir.(Foto: ap)
MESIR, Berita HUKUM - Suasana kemeriahan hari raya Idul Fitri 1 Syawwal 1434 Hijriyah, berbeda di kota Kairo, Ibukota Mesir dimana para pendukung Presiden Muhammad Mursi yang dikudeta militer Mesir, merayakan dengan aksi turun ke jalan raya dan meminta segara untuk memulihkan jabatan Mursi sebagai Presiden.

Sebagaimana diketahui para pendukung Presiden Mursi yang terpilih sesuai jalur Pemilu resmi tersebut, hingga berita ini diturunkan tetap bersikeras akan terus membela Mursi. Hal tersebut menyebabkan perang saudara kembali berlanjut di negara yang terdapat ribuan pelajar asal Indonesia ini. Dan sejak militer Mesir yang dipimpin Jenderal Abdel Fattah al-Sisi menggulingkan Mursi pada 4 Juli 2013, sudah lebih dari 100 orang telah tewas yang sebagiannya adalah para pemuda, sedangkan sekitar 700 orang mengalami luka parah dan cacat.

Sementara itu, istri dari Presiden Mursi yang masih ditahan pihak militer, Naglaa Mahmoud, yang jarang terlihat di depan umum ikut serta dalam unjuk rasa. Ia berbicara di hadapan para demonstran di Kairo dengan menyerukan suaminya untuk diizinkan kembali ke tampuk kekuasaan. Para peserta aksi menyambut pidato Naglaa dengan teriakan "Kembali! Kembali!" seperti dilansir AP, Kamis (8/8).

Krisis politik telah mencapai fase baru yang berbahaya menyusul gagalnya usaha internasional pekan ini untuk menjembatani jurang pemisah antara dua pihak dan mengindari pertumpahan darah. Libur Idul Fitri selama empat hari mulai Kamis berlangsung dengan suasana pada umumnya damai dan penuh kegembiraan. Belum ada laporan tentang kekerasan terjadi.(ap/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Mesir
 
• Mesir Temukan 'Kota Emas yang Hilang' Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu, Temuan Paling Penting setelah Makam Tutankhamun
 
• Terusan Suez Sudah Bisa Dilewati, Mesir Buka Penyelidikan terhadap Kapal Kontainer yang Kandas
 
• Muhammad Mursi Meninggal, Presiden Erdogan: Pemerintah Mesir Harus Diadili di Mahkamah Internasional
 
• Ustadz Hanan Attaki, Lc tentang Muhammad Mursi
 
• Total 44 Tewas, 2 Gereja Dibom, Mesir Tetapkan Keadaan Darurat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]