Dalam" /> BeritaHUKUM.com - Panglima TNI Terima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI Terima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore
2017-06-08 23:24:16

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore Panglima Perang Besar di Wilayah Jauh Kesultanan Tidore, di Istana Kesultanan Tidore, Maluku Utara, Kamis (8/6).(Foto: Istimewa)
MALUKU UTARA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore "Kapita Malamo Nyili Gulu-Gulu Kesultanaan Tidore" yang artinya Panglima Perang Besar di Wilayah Jauh Kesultanan Tidore, di Istana Kesultanan Tidore, Maluku Utara, Kamis (8/6).

Dalam sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa bangga atas gelar kehormatan yang dianugerahkan, dan diterima di Kesultanaan Tidore bahkan sudah masuk dalam keluarga Kesultanan. "Saya sebagai Kapita, memerintahkan masyarakat yang ada di seluruh wilayah Tidore dan Ternate Maluku Utara agar bersama-sama untuk menjaga Maluku Utara jangan sampai dimasuki oleh kelompok teroris," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengajak Imam dan Tokoh Adat serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Maluku Utara khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar aman dari ancaman dan tindakan teroris, karena teroris bukan ajaran suatu agama tertentu namun teroris adalah kejahatan terhadap negara.

"Negara Kesatuan Republik Indonesia mayoritas beragama muslim. Kita adalah muslim yang Rahmatan Lil Alamin dan muslim yang selalu sadar bahwa Allah SWT selalu memberikan rahmat dan rahim atau kasih sayang kepada kita semuanya," ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, beberapa waktu lalu adanya aksi damai yang dilakukan oleh umat muslim, membuat kagum dunia karena umat muslim berkumpul dengan jumlah jutaan orang di Jakarta. "Semuanya berjalan dengan tertib dan aman, ini yang membuat dunia menjadi kagum dengan muslim di Indonesia dan ini semuanya harus kita pertahankan," ungkapnya.

Diakhir sambutannya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, banyak negara yang menginginkan keindahan alam Indonesia, makanya mereka tidak suka negara kita aman. "Oleh karenanya, jangan sampai terjadi sesama muslim saling berperang dan mengucapkan Allahu Akbar tetapi saling membunuh. Mari kita bersama-sama untuk bersatu-padu agar tidak mudah terprovokasi, dan kita harus menjaga kedamaian," pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Tidore Captain Ali Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat Tidore saling menghargai, bertoleransi dan masing-masing dapat memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya yang diwarisi oleh para leluhur. Pemerintah Daerah dan masyarakat kota Tidore menerima dengan senang hati kehadiran Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Ibu dan rombongan, selama ini kerja sama Pemerintah Daerah Tidore dengan TNI dan Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan sudah berjalan dengan baik.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]