Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI: Tugas Saya Sebagai Presiden Yongmoodo Selesai
2016-09-26 11:41:59

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat acara Munaslub Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI), bertempat di Disjasad, Cimahi Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/9).(Foto: Istimewa)
BANDUNG, Berita HUKUM - Perjalanan Yongmoodo sampai dengan delapan tahun telah mencapai eksebisi PON, sehingga tugas saya sebagai Presiden Yongmoodo sudah selesai sampai disini, saya mengundurkan diri karena saat saya dilantik, saya ditugaskan menghantarkan beladiri ini masuk ke PON. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka secara resmi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI), bertempat di Disjasad, Cimahi Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/9).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Presiden Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) kembali mengingkatkan tentang sejarah dan perjuangan panjang Yongmoodo sampai dengan berprestasi seperti saat ini.

"Yongmoodo di Indonesia berasal dari Judo, pertama kali kita latih di Yongin University hanya bermodalkan tekad saja, kita berangkatkan juga untuk melaksanakan kejuaraan di Korea, yang dihadapi adalah juara dunia, namun akhirnya bisa berprestasi mendapatkan emas, cerita ini saya sampaikan karena olahraga ditingkat internasional tidak mudah," ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan tentang program pentahapan dalam latihan berdasarkan umur atau kelas sehingga dapat dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

"Jadi SD sampai kelas SMP itu yang diajarkan hanya pukulan dan tendangan, tidak ada kuncian, setelah dia SMA baru boleh, karena anak-anak belum bisa mengukur, jadi setelah dia SMA baru bisa, ini yang saya minta dipedomani," tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo proses pencapaian prestasi Yongmoodo saat ini merupakan implementasi kerja keras dan kerja cerdas bersama, sehingga diakui dan menjadi cabang resmi dalam PON XX mendatang di Papua.

"Tahapannya memang tidak ujug-ujug, harus membuka pengurus Provinsi, pertandingan dan lain sebagainya, kita bersyukur kerja kita semua disini, sehingga tahun ini Yongmoodo masuk sebagai eksebisi, dua tahun yang akan datang di Papua sudah sebagai cabang olahraga resmi", ungkapnya.

Dalam Munaslub Federasi Yongmoodo ini, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara resmi menyerahkan jabatan Presiden Yongmoodo Indonesia kepada Jenderal TNI Mulyono, "Saya Gatot Nurmantyo secara resmi mengundurkan diri dari Presiden Federasi Yongmoodo Indonesia, semoga Federasi Yongmoodo Indonesia mendapat pemimpin yang baru, dapat membawa lebih jaya lagi, untuk beladiri dan bela bangsa," Pungkas Panglima TNI. (TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]