Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI: Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata di Jawa Timur
2018-06-11 00:54:34

NGAWI, Berita HUKUM - Pengamanan destinasi wisata di Jawa Timur perlu ditingkatkan mengingat wilayah tersebut memiliki banyak objek wisata dan menjadi salah satu tujuan para pemudik lebaran, sehingga secara otomatis masyarakat akan menghabiskan waktu ke lokasi-lokasi wisata tersebut.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat meninjau arus mudik lebaran di Rest Area Km 575 Ngale Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (10/6).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pengamanan objek wisata seperti Wisata Taman Safari, Kota Batu, Wisata Air Pandan, termasuk Wisata Religi dan lain-lain perlu dipertebal selama arus mudik dan arus balik. Menurutnya, dalam masa lebaran tempat-tempat wisata di Jawa Timur sangat padat dikunjungi, baik oleh wisatawan maupun peziarah. "Kepada jajaran TNI dan Polri, saya perintahkan untuk melaksanakan pengamanan objek wisata tersebut," tegasnya.

Di sisi lain, Panglima TNI menuturkan bahwa selama libur lebaran beberapa tempat-tempat wisata di Jawa Timur pasti akan mengalami rawan kemacetan. Untuk itu, kepada Prajurit TNI dan Polri agar dapat melaksanakan pengamanan mudik lebaran dengan maksimal dan mewaspadai tempat-tempat yang biasanya rawan macet, seperti arah masuk tempat wisata religi di wilayah Tuban karena banyak Makam Wali Songo disana.

Terkait pengamanan dan kelancaran arus mudik, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memerintahkan kepada seluruh Komandan Kewilayahan agar dapat dengan maksimal membantu jajaran Kepolisian dalam pengamanan Idul Fitri 1439 H untuk mengatur kelancaran lalu lintas di wilayahnya. "Aparat kewilayahan agar menyiapkan rest area disatuannya, untuk membantu kelancaran dan kenyamanan pemudik yang akan istirahat di jalan," katanya.

Turut serta dalam peninjauan arus mudik oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, diantaranya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Puan Maharani, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono dan Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek.(TNI/bh/sya)



 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]