Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI: TNI Siap Digerakkan dan Tidak Mengenal Kata Gagal
2017-06-19 23:40:59

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama ribuan Prajurit bertempat di Lapangan Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Organisasi militer berbeda dengan organisasi lainnya karena yang diutamakan adalah kesatuan komando, mulai Presiden sebagai Panglima Tertinggi, Panglima TNI, Kepala Staf dan Kotamaops mempunyai garis komando yang jelas dan tegas.

"Jadi jangan ragukan TNI, kapanpun TNI siap digerakkan dan tidak mengenal kata gagal dalam menjalankan tugas karena kalau gagal negara ini akan hancur," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama ribuan Prajurit dan PNS Mabes TNI dan Angkatan, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, masyarakat dan Anak Yatim Piatu, bertempat Lapangan Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada Presiden Ir. Joko Widodo yang telah mengunjungi satuan-satuan TNI di seluruh tanah air dan latihan-latihan TNI. "Bahkan Bapak Presiden telah hadir 4 kali di Natuna dan yang terakhir Latihan PPRC TNI beberapa waktu yang lalu," ujarnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan atas nama Prajurit dan PNS TNI juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden karena telah memberikan gaji ke 14 yang sudah diterima 57 % mulai Jumat kemarin. "Untuk Mabes TNI, tidak saya berikan sebelum tempat terpencil atau perbatasan menerima. Dengan demikian Bapak Presiden jangan meragukan moril prajurit TNI yang tetap tinggi," katanya.

Pada akhir sambutannya, Panglima TNI melaporkan kepada Presiden RI bahwa pada tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017 (17 17 17), TNI bersama masyarakat akan mengadakan doa bersama di seluruh Markas TNI di tanah air. "Para Hafiz Quran akan khataman Al-quran dan bagi yang beragama Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu berdoa bersama selama satu jam mulai dari pukul 17.00 s.d. 18.00 sesuai dengan waktu setempat masing-masing," ujarnya.

"Doa bersama sebagai bentuk implementasi konkrit Pancasila pada awal Proklamasi sebagaimana yang diamanatkan Presiden RI Ir. Joko Widodo pada Penetapan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2017 yang lalu," ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media tentang keterlibatan TNI dalam RUU Teroris, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, TNI adalah aparatur negara yang patuh kepada hukum, apapun yang sudah ditetapkan menjadi Undang-Undang, pasti akan dipatuhi karena Undang-Undang bagi prajurit TNI sebagai Panglima.

Lebih lanjut Panglima TNI juga mengingatkan bahwa, yang menyatukan perjuangan seluruh nusantara selama ratusan tahun tidak pernah berhasil karena bersifat kedaerahan dan yang pertama kali sadar adalah para pemuda. "Maka pemudalah yang melahirkan Sumpah Pemuda, jadi pemuda bertanggung jawab atas masa depan bangsa Indonesia," tandasnya.

Ketua Umum MUI Prof. DR. KH. Ma'ruf Amin selaku penceramah menyampaikan bahwa, sebagai bangsa Indonesia marilah kita selalu bersyukur kepada Allah SWT karena Indonesia memiliki Pancasila. Dengan Pancasila, bangsa Indonesia yang beragam suku bangsa, agama dan ras dapat disatukan dalam bingkai ke-Bhinneka-an dan ke-Indonesia-an yang harmoni.

"Kita bersyukur memiliki tokoh seperti Bung Karno yang dengan cerdas dapat merumuskan Pancasila, tanpa pancasila tidak ada NKRI. Dalam prespektif Islam, Indonesia adalah negara damai, bukan Darul Islam (bukan negara Islam), bukan Darul Kuffar (bukan negara kafir), tetapi negara kesepakatan antar seluruh suku bangsa, antar seluruh agama, saling berjanji untuk hidup secara damai, saling mencintai dan menyayangi serta saling menolong," ucap KH. Ma'ruf Amin.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]