Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
TNI
Panglima TNI: Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali
2017-10-13 13:10:38

JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ini kearifan lokal yang dimiliki Indonesia harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara syukuran sosiodrama Jenderal Soedirman dan Wayang NKRI yang bertempat di Balairung Jaya Suprana, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Kamis malam (12/10).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa landasan Pancasila berasal dan digali dari agama, budaya daerah, kearifan lokal Indonesia. Sejak selesainya perang dingin banyak bermunculan budaya hegemoni yang dibuat untuk menghancurkan budaya daerah yang telah lama berakar di bangsa Indonesia.

"Kearifan lokal, cerita sejarah dan budaya masing-masing daerah di Indonesia bisa diwujudkan melalui suatu pertunjukan wayang dan sosiodrama perjalanan sejarah. Oleh karena itu kita perlu mensosialisasikan kembali wayang ke masyarakat dengan konsep yang modern," jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya sosiodrama sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah untuk menyampaikan tiga pesan moral kepada masyarakat, sehingga dapat dijadikan sebagai modal dalam berjuang guna mengisi kemerdekaan Indonesia. "Tiga pesan moral dari Jenderal Soedirman yang bisa dipedomani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah selalu dalam keadaan suci dengan air wudhu, selalu tepat waktu dalam menjalankan sholat lima waktu dan melakukan segala kegiatan untuk kepentingan negara dengan tulus dan ikhlas," ungkapnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para insan seni dalam berperan pada sosiodrama dan wayang NKRI. "Ini merupakan kebanggaan bagi saya dapat bertatap muka dengan insan-insan seni yang luar biasa dan telah berperan dalam kegiatan tersebut sehingga dapat menampilkan drama kolosal yang benar-benar luar biasa," tutupnya.

Sebelum acara berakhir, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan sebagai wujud terima kasih kepada Bapak Jaya Suprana sebagai penggagas, Bapak Wawan Sofyan sebagai Sutradara, Bapak Ganang Priyambodo Soedirman sebagai pemeran utama Jenderal Soedirman dan Ibu Ayla sebagai perancang Wayang NKRI yang telah berhasil menyelenggarakan pagelaran Wayang NKRI dan Sosiodrama.(TNI/bh/sya)



 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]