Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
SARA
Panglima TNI: Isu SARA Jelang Pilkada, Tidak Benar
2016-10-14 15:42:30

Ilustrasi. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memberikan pernyataan kepada para Wartawan.(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait dengan adanya isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) menjelang Pilkada, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, semua itu tidak benar dan pembuktian di lapangan sampai dengan saat ini tidak ada potensi yang mengarah kepada keadaan tersebut, dan kondisi menunjukan situasi yang aman.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI saat menjawab pertanyaan awak media, usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI, bertempat di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta Selatan, Kamis (13/10).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, kestabilan keamanan telah terselenggara dengan baik melalui kerjasama secara terintegrasi oleh seluruh instansi pemerintah dan dukungan masyarakat. "Saya yakin, masyarakat akan aman-aman saja kemanapun dalam berpergian walaupun di malam hari tidak akan ada masalah," ucapnya.

"TNI sudah mengambil langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi Pilkada, dan saya sudah menyiapkan pasukan untuk menghindari dari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan," tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Terkait kerawanan menjelang Pilkada di suatu wilayah, Panglima TNI juga menyampaikan bahwasanya masyarakat mempunyai kualitas dan pola pikir yang semakin cerdas serta dapat memaknai demokrasi dengan arif dan bijaksana dalam mengedepankan semangat kebangsaan.

Panglima TNI mengatakan bahwa, kualitas masyarakat sudah jauh lebih baik memaknai demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dalam menentukan pilihan calon pemimpin. "Ini merupakan pesta demokrasi, jadi semuanya harus bergembira menyambutnya, yang panas hanya visi dan misi calon pemimpinnya saja," jelasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti dan mengawasi dalam pelaksanaan tugas-tugas TNI, khususnya dalam menghadapi Pilkada. "Kesiapan pengamanan Pilkada telah diapelkan oleh Kapolri kemarin di Monumen Nasional, dan saya sudah mem-BKO-kan pasukan TNI yang selalu siap 24 jam," pungkasnya.(TNI/bh/sya)



 
Berita Terkait SARA
 
• Legislator Ajak Masyarakat Hindari Isu SARA di Pemilu 2024
 
• Unggah Konten Ujaran Kebencian, Satgas Nemangkawi Tangkap Pemilik Akun Ini
 
• Lagi, Kicauan Ferdinand Hutahaean Tentang Anies Baswedan dan Hadramaut Berbau Rasisme dan Berbahaya
 
• PP Muhammadiyah: Masyarakat dan Umat Minta Abu Janda Ditangkap dan Diadili
 
• Abu Janda Kembali Dilaporkan ke Polisi, Kali Ini Terkait Ujaran SARA Terkait Islam Arogan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]