Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI: Anggaran yang Ada Harus Efisien Agar Tepat Guna dan Sasaran
2016-04-26 11:54:19

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin acara Sertijab Pati TNI, di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/4).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggaran yang ada harus diefisienkan agar tepat guna dan tepat sasaran kualitas, untuk itu saya perintahkan kepada Irjen TNI mulai merubah sistemnya, bukan melaksanakan inspeksi berdasarkan jadwal, akan tetapi manakala Angkatan akan mengadakan Alutsista atau apapun Irjen TNI sudah mulai masuki kedalam.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Inspektorat Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Syafril Mahyudin kepada Mayjen TNI M. Setyo Sularso dan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Panglima TNI dari Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya kepada Mayjen TNI Andogo Wiradi, di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/4).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa hal ini sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo terkait efisiensi anggaran agar dapat dilaksanakan agar tepat guna dan tepat sasaran kualitas. "Bagaimana operasional bisa berjalan dengan benar apabila persenjataan, pakaian dan sepatu prajurit tidak siap dalam melaksanakan tugas operasi," tegasnya.

Berdasarkan pengalaman yang berjenjang Mayjen TNI M. Setyo Sularso akan mampu melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Letjen TNI Syafril Mahyudin serta dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. "Saya yakin berdasarkan pengalaman yang ada Mayjen TNI M. Setyo Sularso pernah beberapa kali mendapat jabatan di Irjen dan pernah mengalami suatu masalah yang besar di Papua dan mampu menyelesaikannya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga memberikan penekanan kepada Koorsahli Panglima TNI yang baru Mayjen TNI Andogo Wiradi agar dalam melaksanakan tugasnya dapat membantu Panglima TNI dalam memberikan saran, masukan dan kajian terkait apa yang harus disampaikan didepan publik. Sebuah institusi pertahanan negara dituntut untuk memberikan arah kebijakan bidang pertahanan dan keamanan negara serta turut mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang memiliki komitmen dan karakter positif, kreatif, kompetitif, komunikatif, kredibel dan militan dihadapkan dengan tuntutan tugas kedepan. "Apa yang disampaikan Panglima TNI pasti mendapat sorotan oleh publik, jadi jangan sampai Panglima TNI menyampaikan hal-hal yang tidak tepat dan ini membutuhkan masukan-masukan dari Koorsahli," tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Diakhir amanatnya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo atas nama TNI dan seluruh prajurit,mengucapkan terima kasih serta penghargaan atas pengabdian dan dedikasi yang disertai sikap keteladanan dalam perjalanan hidup dan karir Letjen TNI Syafril Mahyudin dan Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. "Sekali lagi kepada Letjen TNI Syafril Mahyudin dan Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya saya ucapkan selamat karena suatu kebanggaan dan suatu kehormatan tentunya telah mampu melaksanakan tugas secara purna dan sempurna mulai dari Letda sampai dengan Letjen dan Mayjen," ujarnya.(tni/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]