Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Aceh
Panglima Muda KPA/PA Pasee Diculik Kelompok Bersenjata
Monday 23 Mar 2015 18:21:06

Ketua KPA/PA Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM – Ayahmud (45), Panglima Muda Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) Wilayah Pasee, warga Desa Kito, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara dilaporkan diculik oleh sekelompok orang bersenjata laras panjang, Minggu, (22/3) sekitar pukul 19:00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BeritaHUKUM.com, korban diculik saat membeli rokok di kios yang tak jauh dari rumahnya oleh penculik berseragam polisi dengan mengendarai minibus.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe AKP Decky Hendra Wijaya, membenarkan penculikan itu. Dia menyebutkan, Ayahmud dimasukkan ke dalam mobil minibus dan kuat dugaan dilarikan ke arah Jungka Gajah, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

“Untuk motif penculikan sedang kita dalami,” ujar Decky singkat.

Sementara itu, Ketua KPA/PA Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini meminta kepada aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku penculikan yang menimpa terhadap salah seorang kadernya.

“Kami mengecam aksi penculikan itu, dan diharap Polisi bisa mengungkap pelakuknya,” demikian tegas Ketua KPA/PA Pasee, Tgk Zulkarnaini.

Dia mengatakan, seharusnya apabila ada suatu persoalan agar dapat menyelesaikannya secara kekeluargaan, bukan malah melakukan tindakan yang melanggar hukum dan menambah keresahan masyarakat.

Selain itu, Tgk Zulkarnaini menambahkan, ekses penculikan yang menimpa Ayah Mud ini juga tidak lepas dari berlarut-larutnya implementasi MoU Helsinki yang telah disepakati antara RI dan GAM di Finlandia, 15 Agustus 2005 silam.

“Kalau MoU Helsinki sudah diimplementasikan saya yakin tidak akan terjadi peristiwa ini, masyarakat aman dan sejahtera,” ujar pria yang akrab disapa Tgk Ni.

Tgk Ni juga menghimbau kepada kader Partai Aceh agar selalu mawas diri terhadap segala bentuk yang mengarah kepada hal yang negative.(bh/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]