Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Pagi Ini Presiden Bertemu Pengusaha Terkemuka Swedia
Wednesday 29 May 2013 09:19:30

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: Ist)
SWEDIA, Berita HUKUM - Sebelum meneruskan kunjungannya ke New York, Amerika Serikat, Rabu (29/5) pagi ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha terkemuka Swedia, antara lain dengan CEO Sweden Business Group. Pertemuan berlangsung di Hotel Grand, Stockholm. Hari ini merupakan hari ketiga sekaligus hari terakhir Presiden berada di Swedia.

Sampai awal tahun 2013 tercatat ada sekitar 77 perusahaan Swedia yang beroperasi di Indonesia. Sementara itu neraca perdagangan Indonesia dan Swedia sekitar 122 uta dollar Amerika Serikat.

Selama tiga hari di ibukota Swedia ini, Presiden melakukan pertemuan bilateral dengan PM Fredrik Reinfeldt, Raja Carl XVI Gustav, dan Ketua Parlemen Per Westerberg.Dalam rilisnya, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah menjelaskan bahwa pertemuan Presiden SBY dengan PM Reinfeldt membahas upaya memperkuat kerja sama pada lima bidang prioritas, yakni perdagangan, investasi, pendidikan, lingkungan hidup, dan pariwisata.

"Bidang-bidang kerja sama baru yang disepakati dalam pembahasan, utamanya di bidang kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pemeliharaan perdamaian, diharapkan akan semakin memperkokoh kerja sama bilateral kedua negara," Faizasyah menjelaskan.

Secara khusus, lanjut Faizasyah, kedua pemimpin sepakat untuk terus mendorong kerja sama pendidikan, termasuk kerja sama antaruniversitas dan riset dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dalam kaitan ini, PM Reinfeldt menginformasikan rencana perusahaan SAAB Group untuk memberikan beasiswa program doktor di bidang engineering untuk 50 orang Indonesia mulai tahun 2014," Faizasyah menambahkan.

Sedangkan dalam pertemuan dengan Per Westerberg, selain membahas kerja sama bilateral dan perkembangan sosial-politik di kedua negara, juga dibicarakan beberapa perkembangan di kawasan masing-masing.

Usai bertemu sejumlah pengusaha Swedia ini, Presiden SBY dan Ibu Ani beserta delegasi langsung menuju Bandara Internasional Arlanda untuk bertolak menuju New York. Di New York, Presiden akan memimpin pertemuan terakhir High-Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda.(dit/har/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]