Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Kilang Minyak
PT Arun Akan Merekrut 4.000 Tenaga Kerja Kilang Minyak
Monday 18 Mar 2013 09:50:46

Komisi VI, Marzuki Daud.(Foto: Ist)
LHOKSEUMAWE, Berita HUKUM - Setelah PT Arun NGL Lhokseumawe membangun satu unit kilang pengolahan gas (refinery), nantinya manajemen PT Arun akan merekrut sebanyak 4.000 tenaga kerja di kilang minyak tersebut.

Hal tersebut dikatakan anggota DPR-RI dari komisi VI, Marzuki Daud di Lhokseumawe, di Lhokseumawe, Sabtu (16/3).

Menurutnya, bukan hanya itu dan nantinya tiga negara asing juga akan turut menginvestasikan saham ke Aceh diantaranya, Arab Saudi, Quait dan Yordania. Investasi tersebut jika mencapai 70 triliun, sudah pasti akan mendapat diskon hingga 10 persen.

PT Arun NGL yang berada di Lancang Garam Lhokseumawe, merupakan satu diantara perusahaan yang memiliki banyak infrastruktur termasuk ribuan rumah yang belum ditempati serta tanah yang sangat luas yang nantinya akan menjadi pelabuhan internasional.

Marzuki Daud dari fraksi Golkar lebih lanjut mengungkapkan bahwa, PT Arun NGL bisa menjadi devisa negara Indonesia, dan kedepan Indonesia akan menjadi pengimpor minyak yang besar terhadap negara asing, dan belum lama ini Gubernur Aceh juga sudah membicarakannya kepada Presiden SBY, katanya

Selain itu, PT Arun NGL sejauh ini merupakan pengekspor gas alam cair yang sangat luar biasa, dan kedepan akan dibalik menjadi menjadi terminal gas, sehingga dalam waktu dekat diharapkan bisa segera terealisasi pembangunan kilang ini.

"Revennerry ini akan sangat menguntungkan Indonesia, dan khususnya masyarakat Aceh," jelas Marzuki.

Sebagaimana yang tengah diwacanakan oleh gubernur saat ini yakni pengembangan melalui Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) dengan sistem bagi hasil bagi siapa saja penanam modal sesuai kesepakatan MoU hak kuasa 70–30 persen.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Kilang Minyak
 
• Permen ESDM No 35/2016: Pemerintah Beri Kesempatan Swasta Bangun Kilang Minyak
 
• Pemerintah Resmi Izinkan Asing Kelola Penuh Kilang Minyak RI
 
• PPRC TNI Latihan Amankan Obyek Vital Kilang Minyak di Tarakan
 
• Indonesia Harus Segera Bangun Kilang Minyak Baru
 
• Dewan Energi Nasional : Pembuatan Kilang Minyak bukan Soal Untung Rugi Tapi untuk Ketahanan Energi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]