Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BUMN
PT Angkasa Pura II Lakukan 3 Fokus Pembenahan di 13 Bandara
Tuesday 10 Feb 2015 18:04:08

Tampak dalam gambar Direktur Utama Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi (No 2 dari kanan), dalam press conference di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Angkasa Pura II (Persero) saat ini tengah fokus lakukan pembenahan pelayanan di 13 bandara, baik dari sisi pelayanan kepada pengguna saja maupun pengembangan secara fisik sepanjang 2015.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi, mengatakan ada 3 fokus yang akan dilaksanakan dalam peningkatan pelayanan dan keamanan untuk memberi rasa tertib dan nyaman. "Pertama, peningkatan kebersihan, penerangan, papan tanda, penyediaan troli, penempatan fronliner ahli dan penyempurnaan layanan contact centre. Kedua, penataan parkir kendaraan dan lalu lintas di bandara. Ketiga, penertiban taksi gelap, calo tiket dan pedagang asongan," ujarnya, dalam press conference di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).

Sementara itu, kata Budi, pada kuartal II/2015, di antaranya fokus pada penyediaan informasi pelayanan bandara yang terintegrasi, implementasi manajemen "lost and found" untuk bagasi penumpang, perbaikan bandara secara estetika, peluncuran ruang informasi dan pelayanan pelanggan serta persiapan kultur baru pelayanan, yakni "Smile Airport". "Pembenahan tersebut masuk dalam rencana jangka pendek dan secara internal kami juga melakukan berbagai aspek guna mendukung peningkatan pelayanan," jelasnya.

Aspek pendukung tersebut, seperti menetapkan standardisasi pelayanan prima dan membentuk unit baru khusus untuk pelayanan pelanggan. Sejalan dengan upaya peningkatakan pelayanan, Budi mengatakan akan melanjutkan pembangunan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, yang diperkirakan akan selesai pada Maret 2015 mendatang.

Setelah Terminal 3 Soetta selesai, lanjut Budi, pihaknya juga akan merevitalisasi Terminal 1 dan 2 serta mengintegrasikan ketiga terminal tersebut. "Kita lakukan revitalisasi dengan catatan tidak mengganggu kegiatan operasional bandara," ucapnya.

Dia mengatakan, dari sisi udara, juga tengah melanjutkan proyek dengan PT Kereta API Indonesia, untuk kereta bandara yang akan menghubungkan dari Manggarai-Soedirman-Duri-Batu Ceper-Cengkareng-Bandara Soetta. "Nanti 'groundbreaking' stasiunnya tahun depan akan dihadiri oleh Presiden Jokowi," katanya.

Sementara itu, dari sisi udara, AP II akan membangun "east cross taxi way", "apron", "runway" ketiga dan keempat serta perbaikan runway petama dan kedua, untuk melancarkan arus pergerakan pesawat dan memperbesar volume bandara. "Salah satu upaya yang sangat padat modal, dibutuhkan keseriusan dan menjadi penampilan baru dari Soetta," tuturnya.(bhc/yun)


 
Berita Terkait BUMN
 
• Pakar Koperasi: Justru Erick Thohir yang Lakukan Pembubaran BUMN
 
• Kasus Dugaan Korupsi PLN Batubara, Kejati DKI Kumpulkan Data dan Keterangan Sejumlah Pihak
 
• Legislator Desak Batalkan IPO PT Pertamina Geothermal Energy
 
• Terkait Anggaran Proposal Rp100 Miliar Acara Temu Relawan Jokowi di GBK, Ini Klarifikasi Mantan Sekjen Projo
 
• Komisi VI Setujui Tambahan PMN 3 BUMN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]