Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
PNA Yakin Pelaku Pembakaran Mobil Kadernya adalah Lawan Politik
Monday 01 Jul 2013 20:05:17

Jubir DPP PNA, Thamren Ananda.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Juru bicara DPP Partai Nasional Aceh (PNA) Aceh, Thamren Ananda, mengatakan pelaku pembakaran mobil milik Herlina caleg DPRK Aceh Utara, dipastikan dilakukan oleh orang partai lain yang takut bersaing dengan PNA secara fair dan demokratis.

"Kami yakin aksi pembakaran itu dilakukan oleh lawan politik," tegas Thamren Ananda, melalui pesan BlackBerry Messenger, Senin (1/7).

Katanya, mereka merupakan preman politik yang sampai saat ini masih bergentayangan di bumi Aceh, bahkan ada kesan pembiaran terhadap tingkah laku jahat mereka. "Kasus ini terkesan ada pembiaran, namun kita akan melawannya," tandasnya lagi.

Sikap para preman politik ini, tidak akan menyurutkan niat PNA, malah akan membuat PNA semakin yakin bahwa sudah saatnya PNA bersama rakyat Aceh melawan kezaliman. PNA bersama seluruh rakyat Aceh akan tampil di depan untuk menyelamatkan Aceh dari tangan-tangan preman politik.

Untuk itu, PNA menyerukan seluruh kader PNA dan rakyat Aceh untuk bersatu padu dalam melawan kezaliman dan menyelamatkan Aceh dari kehancuran.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]