Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
PN Jakarta Pusat
PN Jakarta Pusat Paling The Best
2020-01-22 11:32:15

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Dr Yanto bersama Wakilnya diapit oleh para Ketua Pengadilan dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri yang berkunjung (Foto: BH /ams)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), yang jadi Barometer Pengadilan di indonesia ini, kembali mendapat kunjungan dari Ketua Pengadilan dan Wakil Ketua Pengadilan di beberapa daerah di Indonesia.

Seperti Ketua PN Bangkalan, Dr Maskur Hidayat SH MH bersama wakilnya Bapindo Rajoka. WKPN Watansopeng, Rahmad Dwinanta. WKPN Tanjung Redep, Dwiana Kusumastanti dan WKPN Batu Licin, Cristina Endarwati.

Hasil dari kunjungan itu, mereka tampak takjub dan sangat mengapresiasinya, setelah melihat pengadilan yang megah, bersih dan modern tersebut.

Seperti halnya yang diungkapkan Ketua PN Bangkalan, Dr Maskur Hidayat. Menurutnya PN Jakpus is the best, karena Pengadilan Negeri terbaik pertama yang paling bagus dan paling indah di seluruh Indonesia.

"Pengadilan Negeri Jakarta Pusat layak menjadi percontohan bagi Pengadilan di seluruh lndonesia. Karena terbaik pertama dari sisi pisik, paling bagus, paling indah dan dari segi pelayanan juga paling bagus," ujar Maskur, ba'da Ashar di taman Silaturahmi, PN Jakpus, Senin (20/1).

Selain itu, Maskur juga mengapresiasi berbagai inovasi dan kecanggihan teknologi di Pengadilan tersebut.

"Dari segi penggunaan teknologi juga paling maksimal," ujar Maskur seraya menghimbau kalau para ketua pengadilan mau belajar, tempat yang paling tepat, ya di Jakarta Pusat, imbuhnya.

Maskur berkisah, usai diajak keliling bersama Ketua PN Jakpus, Dr Yanto SH MH, melihat PTSP, videotron, dan lainnya. Menurut dia, semuanya sudah maksimal penggunaan e-cord, litigasi juga sudah terang dan berjalan semuanya, jelasnya.

Selain itu, Maskur juga mengapresiasi keberadaan mesjid yang berdiri megah ditengah taman Silaturahmi.

"Pengadilan terbaik se Indonesia, ya di Jakarta Pusat. Termasuk tempat ibdadahnya juga, kalau kita bandingkan dengan Pengadilan Negeri lainnya di Indonesia, inilah yang paling layak, dan paling memadai," tukasnya.

Maskur bilang inovasi-inovasi yang dilakukan oleh PN Jakpus layak diadopsi oleh Pengadilan lain di selurus indonesia. "Misalnya kalau kita lihat sistim antrian disini, juga hampir sama dengan sistim antrian di perbankan, nah itu juga menjadi acuan," ungkapnya.

Menurut Maskur, kalau ada Pengadilan Negeri lain selain Jakarta Pusat, yang mengguanakan cara yang sama, pasti belajarnya dari sini. Istilahnya studi tiru.

"Paling gampangkan studi tiru, karena memang kalau mau ditiru itu bagus, tidak perlu di kembangkan lagi, karena sudah bagus.Tinggal kita fotocopi, lalu kita terapkan," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Semenjak PN Jakpus dikomandoi Dr Yanto ini, bukan hanya Ketua Pengadilan di dalam negeri saja yang berkunjung, karena pihak dari negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat pun melajukan study banding. Luar Biasa, is the best. (bh/ams)


 
Berita Terkait PN Jakarta Pusat
 
Sah, Liliek Prisbawono Adi Jadi Ketua PN Jakarta Pusat
 
Ketua MA Pantau Sidang Teleconference di PN Jakpus
 
Hakim Tuty Bersidang Tunggal di PN Jakpus
 
PN Jakarta Pusat Paling The Best
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]