Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Virus Corona
PKS: Meski Kasus Turun, Positivity Rate Indonesia Jauh Dari Standar WHO
2021-07-19 21:44:51

Update Infografis percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia per tanggal 19 Juli 2021 Pukul 12.00 WIB.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia tidak bisa bernafas lega sekalipun terjadi penurunan kasus Covid-19 sebagaimana laporan Data Satgas Covid-19 per Senin (19/7) di angka 34,2 ribu.

Begitu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (19/7).

"Meski kasus terkonfirmasi positif baru turun dari hari sebelumnya, tapi kita lihat positive rate masih sangat tinggi pada angka 26,88 persen. Jauh di angka standar WHO 5 persen," ujar Kurniasih.

Terlebih, kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, penurunan kasus Covid-19 ini terjadi karena ada penurunan jumlah spesimen yang dilakukan uji.

"Tiga hari lalu masih 200 ribuan, sekarang 160 ribuan. Tentu menurunnya angka tes akan berpengaruh terhadap laporan angka positif baru," terangnya.

Dengan adanya laporan penurunan itu, dia juga berharap pemerintah serius untuk terus bekerja dan memenuhi standar WHO dalam menekan laju sebaran Covid-19.

"Maka kita berpatokan pada positive rate, pekerjaan rumah besarnya adalah menurunkan sampai di bawah 5 persen," pungkasnya.

Humas BNPB selaku unsur terkait Satgas Penanganan Covid-19 meralat data jumlah orang dan spesimen yang diperiksa pada Minggu 18 Juli.

Di mana, jumlah orang yang diperiksa menjadi 138.175 orang. Sementara,jumlah spesimen yang diperiksa 193.437 sampel.

Tercatat pada hari Sabtu (17/7) sebanyak 251 ribu spesimen yang dites, Minggu (18/7) sebanyak 192,9 ribu spesimen.

Adapun penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19, kemarin mencapai 44,7 ribu, dan pada Sabtu (17/7) berada di angka 51,9 ribu kasus baru.(RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
• Pemerintah Perlu Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat terkait Kedatangan Turis China
 
• Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM di Penghujung Tahun 2022
 
• Indonesia Tidak Terapkan Syarat Khusus terhadap Pelancong dari China
 
• Temuan BPK Soal Kejanggalan Proses Vaksinasi Jangan Dianggap Angin Lalu
 
• Pemerintah Umumkan Kebijakan Bebas Masker di Ruang atau Area Publik Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]