Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PKB
PKB Menaruh Harapan 2014 ke Mahfud MD
Saturday 20 Apr 2013 17:10:01

Moh Mahfud MD (Foto : BeritaHUKUM.com/zul)
DEPOK, Berita HUKUM - Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih pasangan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang baru, semakin dekat. Jelang 2014, sederetan nama calon-calon yang bakal menjadi kandidat peserta pemilu akbar tahun depan ini pun, kian mencuat.

Seperti yang umumnya dilakukan partai-partai politik lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun tak mau ketinggalan. PKB pun memiliki calon kuat yang juga dijagokan partainya. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mengatakan, dari partai yang dipimpinnya, PKB menaruh harapan besar pada sosok Mahfud MD.

Muhaimin mengatakan, PKB sangat mendukung penuh mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu. Ia mengaku, Mahfud MD menjadi harapan besar bagi PKB. ''Mahfud itu kader PKB. Harapan PKB. Karena, beliau adalah kader ya. Otomatis,'' ujar Muhaimin, Jumat (19/4), di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Akan tetapi, keputusan sosok Mahfud akan menjadi Calon Presiden (Capres) atau calon Wakil Presiden (Cawapres), ujarnya, masih harus menunggu pemilu legislatif. ''Soal itu (sebagai capres atau cawapres), akan diputuskan setelah pemilu legislatif,'' ucapnya.

Selain Mahfud MD, nama calon lain, seperti Rhoma Irama pun, sempat didukung partai dengan benderanya yang berwarna dasar hijau ini. Menurut Muhaimin, raja dangdut Indonesia itu mampu mendongkrak suara dari masyarakat kalangan bawah. ''Yang penting, Rhoma bisa membantu kampanye PKB di kampung-kampung,'' ujarnya.

Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku banyak dipinang oleh partai politik. Pria kelahiran Sampang, Madura, ini juga dicalonkan menjadi kepala Kepolisian Republik Indonesia oleh masyarakat melalui Komisi Kepolisian Nasional. Namun, dari banyaknya penawaran ini, Mahfud mengaku belum menentukan sikap.

"Saya masih lihat dulu. Tawaran mana yang sesuai dengan nilai-nilai yang saya anut. Tidak bisa langsung ditawari terus langsung saya iyakan," ujar Mahfud seusai menjadi pembicara pada Indonesia Broadcasting Expo 2013, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (18/4).

Ketika ditanya, apakah dirinya optimistis untuk menjadi calon presiden di bursa Pemilu 2014, dia menjawab masih tidak ingin membicarakannya. "Masih jauh itu. Masih satu setengah tahun lagi. Yang penting, saya sekarang mendengar dulu keluhan masyarakat marginal," tambahnya, seperti dikutip dari kompas.com.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud memiliki segudang kesibukan, seperti undangan memberi kuliah umum di beberapa kampus serta mengunjungi masyarakat.

"Saya baru saja pulang dari Sumatera Utara karena diundang memberi kuliah umum di Universitas Sisingamangaraja. Sejak tidak menjabat, kesibukan saya tidak mengendur. Saya bahkan belum pernah tidur di rumah lagi," tutupnya.(dbs/bhc/rby)


 
Berita Terkait PKB
 
PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
 
PKB Umumkan Struktur Pengurus Baru Partai Periode 2019-2024
 
DPW PKB DKI Jakarta Dukung Cak Imin Kembali Menjadi Ketum PKB Periode 2019-2024
 
Cak Imin Sambangi Ma'ruf Amin, Bahas Soal Kabinet Kerja Jilid II Hingga Milad PKB
 
PKB Berharap Efek Ekor Jas dari Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]