Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PKB
PKB Beri Sinyal Koalisi Kepada Golkar
Tuesday 08 Apr 2014 07:33:21

Ilustrasi. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menyebut partainya membuka pintu koalisi dengan Partai Golkar. Menurut Muhaimin dirinya sudah berhubungan dekat dengan tokoh senior Golkar, Akbar Tandjung.

"Lima tahun saya anak buah Bang Akbar. Saat dia Ketua DPR saya Wakil Ketua DPR," kata Muhaimin saat menghadiri Istighatsah bersama Ketua Umum PBNU, Sai Aqil Siroj di Jakarta Selatan, Senin (9/4).

Muhaimin juga menyatakan Akbar sebagai gurunya. "Bang Akbar guru saya," ujar Muhaimin atau sering dipanggil dengan nama Gus Imin atau Cak Imin, seorang lulusan sarjana politik dari Universitas Gadjah Mada dan Magister komunikasi dari Universitas Indonesia yang kini juga menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Entah serius atau bercanda Muhaimin kemudian menyatakan bahwa koalisi PKB bergantung arahan Said Aqil. "Saya sebagai anak buah Kyai Said koalisi ikut apa kata Kyai Said," kata Muhaimin, pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, tahun 1966.
.
Muhaimin menyambut positif Istighotsah yang diinisiasi Said dengan melibatkan para pimpinan partai politik. Dia berharap Istighotsah bisa menjadi basis koalisi "Istighotsah ini semoga bisa menjadi basis koalisi. Karena koalisi yang dibangun dengan basis spiritual akan membawa keberkahan," ujar Muhaimin.

Sementara, sebagaimana yang dilansir republika.co.id, tokoh senior Golkar, Akbar Tandjung mengakui kekaguman pada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar . Dia bahkan menyebut Muhaimin sebagai adiknya.

"Saya kagum betul sama adik saya," kata Akbar saat menghadiri Istighatsah bersama Ketua Umum PBNU, Sai Aqil Siroj di Jakarta Selatan, Senin (7/4).

Salah satu kekaguman Akbar pada Muhaimin adalah kemampuan menarik pemilik Lion Air, Rusdi Kirana ke PKB. Menurut Akbar gara-gara itu sekarang dia lebih sering menggunakan pesawat Lion Air. "Jadi kemanapun saya menggunakan Lion. Hebat betul dia sampai iklannya begitu bertubi-tubi," ujar Akbar.

Akbar percaya PKB akan menjadi partai yang lolos ke parlemen. "Saya yakin Insya Allah PKB bisa lolos threshold. Saya juga doakan partai lain bisa lolos threshold," kata Akbar.(ROL/fr/maw/bhc/sya)


 
Berita Terkait PKB
 
PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
 
PKB Umumkan Struktur Pengurus Baru Partai Periode 2019-2024
 
DPW PKB DKI Jakarta Dukung Cak Imin Kembali Menjadi Ketum PKB Periode 2019-2024
 
Cak Imin Sambangi Ma'ruf Amin, Bahas Soal Kabinet Kerja Jilid II Hingga Milad PKB
 
PKB Berharap Efek Ekor Jas dari Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]