Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Jaksa Agung
PJI Berharap Jaksa Agung Berasal dari Kalangan Internal
Wednesday 05 Nov 2014 19:37:35

Ilustrasi. Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto, Senin (25/11) didampingi Jampidsus Widyo Pramono.(FotoL dok.BH)
JAKARTA, Berita HUKUM - Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) mengharapkan Jaksa Agung mendatang berasal dari kalangan Jaksa internal. Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menunjuk pengganti Basrief Arief.

"Saya menangkap aspirasi (PJI) dan ingin sampaikan masyarakat bahwa, pada dasarnya Jaksa se Indonesia hendaki Jaksa Agung juga sorang jaksa. Ini tak ada salahnya. Kalau memperhatikan syarat menjadi Jaksa Agung, syaratnya juga antara mengacu diangkatnya sebagai jaksa," kata Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung, Andhi Nirwanto di Kejagung, Jakarta, Rabu (5/11).

Ketua Umum PJI ini berharap Presiden menunjuk Jaksa Agung dari kalangan internal, seperti diharapkan oleh 9.200 Jaksa selaku anggota organisasi yang dipimpinnya. Pasalnya, Jaksa Agung berperan sebagai penanggung jawab penegakkan hukum dan penuntut umum tertinggi.

"Disini harus dihormati bahwa jabatan Jaksa Agung itu putusannya merupakan preogratif Presiden. Tapi tak ada salahnya warga Adhyaksa untuk bisa Jaksa Agung itu jaksa," ungkap dia.

Andhi juga menilai, bahwa Jaksa Agung yang dipilih dari internal agar dapat mempersatukan Jaksa se Indonesia. Selain itu Jaksa Agung dari internal akan lebih memahami seluk beluk Kejaksaan dan mudah mencari solusi dari segala persoalan yang ada di Korps Adhyaksa.

"Yang lebih penting lagi adanya satu komitmen untuk melakukan perubahan yang lebih baik, kejaksaan lebih berwibawa, sebagai pengak hukum profesional, modern dan dipercaya.(bhc/irb)


 
Berita Terkait Jaksa Agung
 
Ini Kata Kapuspenkum Terkait Dugaan KTP Ganda Jaksa Agung
 
Komisi III DPR RI Sorot Kasus Impor Baja, Kejaksaan Agung Diwarning Jangan Tebang Pilih
 
Menang Praperadilan Berkali-kali, Kepemimpinan Jaksa Agung Dipuji
 
Dinobatkan sebagai Jaksa Agung Terbaik, Pengamat Minta ST Burhanuddin Tak Terlena karena Pujian
 
Jaksa Agung Keluarkan SEJA Ditengah Pandemi Covid-19
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]