Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PDIP
PDIP Tunjuk Sayed Gantikan Gayus Lumbuun
Wednesday 09 Nov 2011 18:22:32

Ilustrasi. Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo.(Foto: BeritaHUKUM.com/ink)
*Lebih cepat ketimbang FPAN yang belum menunjuk pengganti Rudi Sindapati

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Fraksi PDIP DPR sangat cepat dalam merespon kekosongan kursi yang ditinggalkan kadernya. Fraksi tersebut langsung mengajukan nama M Sayed untuk menggantikan posisi Gayus Lumbuun yang telah resmi dilantik hakim agung Mahkamah Agung (MA). Dalam waktu dekat, Sayed segera diangkat melalui proses pergantian antar waktu (PAW) di DPR.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi PDIP DPR Tjahjo Kumolo yang dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (9/11). Menurut dia, langkah ini cepat dilakukan, agar kursi itu tidak terlalu lama kosong yang dapat berakibat terganggunya kinerja fraksi tersebut di lembaga legislatif.

“Pengganti Gayus Lumbuun adalah M Sayed. Ini sudah didasari keputusan DPP PDIP sejak pekan lalu. Saat ini sedang dalam proses administrasi untuk dilanjutkan ke KPU melalui DPR. Mudah-mudahan tidak lama prosesnya,” jelasnya yang juga menjabat Sekjen DPP PDIP itu.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, M Sayed tercatat sebagai Sekjen Banteng Muda Indonesia (BMI) dan tercatat sebagai pengurus DPP PDIP. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekjen KNPI versi Kongres Bali yang diketuai Aziz Syamsuddin. Sayed bersama Gayus pada Pileg 2009 lalu maju dari Dapil Jawa Timur.

Proses PAW yang dilakukan PDIP sungguh jauh berbeda ketimbang yang dilakukan PAN. Hal ini menyusul kursi kosong yang ditinggalkan anggota FPAN DPR Rudi Sindapati yang meninggal dunia sejak delapan bulan lalu itu. Padahal, merujuk pasal 217 (1) UU MD3, anggota DPR yang berhenti antar waktu digantikan caleg yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya.(tnc/rob)


 
Berita Terkait PDIP
 
• Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
 
• Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
 
• PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
 
• Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
 
• Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]