Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PDIP
PDIP Seolah Tak Yakin Jokowi Bisa Merebut Suara Hingga 27 Persen di Pemilu 2014
Wednesday 16 Oct 2013 19:06:53

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo.(Foto: BeritaHUKUM.com/ink)
JAKARTA, BeritaHUKUM - Pertarungan Pilpres 2014 membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencari figur yang mampu membawa PDIP menang dalam Pemilu 2014 nanti. Bahkan figur jagoan PDIP yang terkenal dengan blusukannya, yakni Gubernur DKI Jakarta Jokowi masih dianggap kurang memiliki kekuatan dalam menarik suara rakyat wong cilik.

Posisi penting yang dimaksud adalah Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu. Menurut Partai berlogo banteng hitam ini, posisi tersebutlah yang memiliki peran penting dalam upaya pemenangan PDIP pada Pemilu 2014 nanti. Hari ini pertama kali BP Pemilu menggelar rapat. "Kita memang belum putuskan Ketua BP Pemilu Pusat. Siapa pun orang yang akan kita angkat, maka orang itu harus punya tanggung jawab besar bagaimana struktur partai bisa bergotong royong dalam perjuangkan target PDIP yakni 27,2 persen suara atau 153 kursi DPR," ujar Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada pidato pembukaan rapat koordinasi di Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (16/10).

Kriteria BP PDIP di Pemilu 2014

PDIP mengaku tidak sembarangan menentukan angka 27,2 persen itu. Hasil survei, sejarah serta dinamika politik saat ini menjadi landasan mereka menentukan target yang tergolong besar itu.

Ditemui dalam ruang pertemuan konferensi pers, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menerangkan sejumlah kriteria untuk bisa menjabat posisi penting tersebut kepada awak media yang sedang meliput acara tersebut. Sosok Ketua BP Pemilu itu harus mampu mengorganisir kader dan memunculkan strategi jitu dalam kampanye.

Orang tersebut juga harus luwes dalam berkomunikasi dan mampu menggerakkan opini di media. "Yang jelas kader partai. Soal nama belum," tegas Tjahjo.(bhc/ink)


 
Berita Terkait PDIP
 
• Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
 
• Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
 
• PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
 
• Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
 
• Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]