Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
PDAM
PDAM Banyumas Dilaporkan ke KPK
Tuesday 19 Mar 2013 13:44:14

Djoko Susanto, Biro Hukum Koalisi Masyarakat Banyumas, Selasa (19/3) mendatangi gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mangkraknya pembangunan proyek mikro hidro PDAM Kabupaten Banyumas pada tahun 2007-2008 akhirnya dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Djoko Susanto, Biro Hukum Koalisi Masyarakat Banyumas, Selasa (19/3) mendatangi gedung KPK untuk melaporkan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi dalam proyek tahun 2007-2008 ini.

Djoko Susanto, saat ditemui di gedung KPK mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah lama melaporkan hal ini pada Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Purwokerto. Namun, laporannya itu tidak digubris. Untuk itu pihaknya berinisiatif untuk melaporkan langsung pada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Usai melaporkan pada KPK, Djoko mengaku sudah disampaikan secara terbuka dan menyerahkan data-data pada KPK. “Kejaksaan tidak bisa menanganinya, untuk itu saya laporkan kepada pihak yang lebih tinggi (KPK)," katanya.

Proyek senilai Rp 1.010.331.100,- ini tepatnya berada di Desa Rempoah Kecamatan Baturraden. Berdasar hasil audit BPKP tahun 2010, katanya, menyebutkan ada potensi penyalahgunaan wewenang dan dugaan kerugian negara mencapai Rp 650 juta. Hal itu karena tidak berfungsinya sejumlah alat yang sudah dibangun atau dipasang.

"Dugaan kerugian di atas Rp 100 juta, KPK bisa menangani. Laporan kita juga sudah dilengkapi bukti-bukti dan ada hasil audit BPKP pula,” tambahnya.

Djoko berharap, KPK bisa cepat merespon laporannya itu. Sebab, tambah Djoko, sejak dimulainya pembangunan tahun 2007-2008 sangat merugikan negara. "Padahal penggunaan dana pemerintah sendiri terhitung cukup besar," pungkasnya.(bhc/din)


 
Berita Terkait PDAM
 
Tim Tabur Kejati Sumut Berhasil Tangkap Buronan Pejabat di PDAM Tirtanadi Medan
 
Terkait Pasokan Air, Tokoh Masyarakat Labuan Bajo Sesalkan Sikap PDAM
 
Diduga Korupsi, Dirut PDAM Makassar Haris Yasin Limpo Dilaporkan ke Kejaksaan
 
PDAM: Sungai Mahakam Terkoneksi Air Asin, Distribusi Air ke Pelanggan Terganggu
 
PATTIRO: Cegah Kebocoran di PDAM, Sudah Waktunya Perlindungan Whistleblower
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]