Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
PBB Bentuk Komite Penyelidikan Serangan di Gaza
Wednesday 12 Nov 2014 09:39:10

Sekolah yang dijalankan PBB di Gaza dibom Israel Agustus lalu. Ban Ki-moon berkunjung ke Gaza bulan lalu dan menggambarkan serangan Israel tak bermoral.(Foto: twitter)
PALESTINA, Berita HUKUM - Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon membentuk komite untuk menyelidiki serangan Israel terhadap tempat perlindungan PBB yang menampung pengungsi Palestina. Lebih dari 2.100 warga Palestina tewas -banyak di antaranya warga sipil- menurut perkiraan PBB dalam perang di Gaza pertengahan tahun ini.

Sementara korban dari pihak Israel 72 orang.

Komite PBB ini akan dipimpin oleh Patrick Cammaert, pensiunan jenderal Belanda yang memimpin misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

Dalam insiden terparah, lebih dari 12 orang yang berlindung di sekolah yang dijalankan PBB, tewas akibat serangan Israel.

'Tidak bermoral'

Ribuan gedung hancur dan paling tidak 223 sekolah di Gaza, yang dijalankan oleh badan pengungsi PBB atau pemerintah Hamas, terhantam bom dalam selama perang.

Persenjataan juga ditemukan di beberapa sekolah yang dijalankan PBB yang tidak dipakai saat itu.

Ban Ki-moon mengumumkan rencana untuk membentuk komite penyelidikan selama kunjungan ke Gaza bulan lalu.

Ban menggambarkan serangan Israel terhadap sekolah yang dijalankan PBB itu sebagai "tidak bermoral".

Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, secara terpisah membentuk komisi penyelidikan tentang serangan di Gaza, yang dipimpin oleh pakar hukum Kanada, William Schabas.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Palestina
 
• Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
• Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
• Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
• Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
• Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]