Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
HMI
PB HMI MPO: Umat Islam Harus Bersatu Demi NKRI
Sunday 08 Feb 2015 13:08:31

Milad ke68 Himpunan Mahasiswa Islam Kegagalan HMI kegagalan satu generasi Keberhasilan HMI keberhasilan satu generasi.(Foto: @hminews)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kongres umat islam Indonesia VI yang digelar pada 8 -11 merupakan upaya mempersatukan umat islam Indonesia dalam memperkuat dan menjaga keutuhan NKRI. Komisi dan Kajian Strategis, PB HMI MPO, Suparman mengatakan, “Umat Islam harus melindungi dan menjaga NKRI, karena peranan umat islam terhadap NKRI sangatlah besar”.

“Selain itu, umat islam juga menjadi penentu NKRI di masa mendatang dalam tantangan globalisasi” ujar Suparman, minggu (8/2).

Karena itu, maju – mundurnya Indonesia akan ditentukan maju – mundurnya umat islam, sebab islam dan indoneisa merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Hal ini telah dibuktikan Kongres Majelis Islam A’ala Indonesia tahun 1938 yang membicarakan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Suparman, umat islam jangan mudah dipecah belah, karena umat islam akan sulit memperbaiki NKRI ditangah arus liberalisme di segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

PB HMI MPO berharap kepada kongres umat islam Indonesia VI bisa melahirkan dan menetapkan kesepakatan untuk bersatu demi menguatkan peran terhadap NKRI, khusus NU dan Muhammadiyah yang memiliki basis massa terbesar di Indonesia, dan sekaligus memberi solutif kegaduhan politik, bahkan konflik KPK dan Polri yang sedang terjadi.(hmi/bhc/sya)


 
Berita Terkait HMI
 
Anies Yakin Dukungan Keluarga Besar HMI Perkuat Gaung Perubahan
 
Bahlil Lahadalia Dilaporkan ke KPK Soal Dugaan Aliran Dana Gratifikasi Kongres HMI
 
PB PMI Dukung Suksesnya Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin
 
Aksi Solidaritas HMI: Menolak Segala Bentuk Intervensi Terhadap KPU
 
PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]