Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai PAN
PAN: Ketum Partai Harus Siap Jadi Presiden
Saturday 24 Aug 2013 16:06:45

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hatta Rajasa.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekjen Partai Amanat Nasional, Taufik Kurniawan, mengatakan setiap pemimpin partai harus siap jadi presiden. Karena itu, menurut dia, PAN jauh-jauh hari berani mencalonkan Ketua Umum Hatta Rajasa jadi presiden.

"Tidak hanya PAN, semua pimpinan parpol adalah lokomotif organisasi. Kalau ketumnya tidak siap dicalonkan (menjadi presiden), kenapa dia ketum?" kata Taufik di Jakarta, Sabtu, 24 Agustus 2013.

Taufik menuturkan saat sebuah partai politik menang maka ia akan menerima estafet kepemimpinan nasional. Selain itu pimpinan partai tersebut juga secara otomatis jadi calon pemimpin bangsa. "Tentunya, PAN layak dan segala kemungkinan itu bisa terjadi," ujarnya, seperti dikutip dari viva.co.id, pada Sabtu (24/8).

Taufik mengungkapkan PAN merupakan partai yang lahir di era reformasi dan kini telah berusia 15 tahun. Ia mengklaim, adalah hal yang wajar kalau PAN bercita-cita memimpin Indonesia.

"Kami melihat PAN memiliki semacam keinginan dan dalam kaitan jejak rekam PAN sebagai partai reformis juga cukup panjang," ujarnya.(umi/vvc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Partai PAN
 
Ketimpangan Lahan Harus Dijawab Pemerintah
 
Amanat Merah Putih Galang Aksi Tanda Tangan Darat dan Udara di 34 Provinsi
 
Rakernas PAN Satu Visi Kebangsaan dengan Gerindra
 
Bertemu Presiden SBY, Hatta Rajasa Ijin Pengunduran Diri
 
Niat Membangun Desa Yusuf Wibisono Caleg PAN DPR RI Nomer 1 Dapil Jateng V
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]