Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Anies Baswedan
Ormas Gerakan Rakyat Luncurkan KTA, Anies Baswedan Jadi Anggota Pertama
2025-12-18 00:09:51

JAKARTA, Berita HUKUM - ORGANISASI masyarakat atau ormas Gerakan Rakyat meluncurkan kartu tanda anggota (KTA) pada Rabu, 17 Desember 2025. Mantan calon presiden Anies Baswedan, yang didapuk sebagai tokoh yang menginspirasi Gerakan Rakyat, menjadi anggota pertama ormas ini.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid berujar masyarakat umum kini bisa mendaftar jadi anggota ormasnya setelah peluncuran KTA. "Membuka secara resmi pendaftaran anggota Gerakan Rakyat secara serentak untuk seluruh Indonesia," kata Sahrin dalam acara peluncuran di Jalan Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anies menyebut bersyukur gerakan ini masih terus konsisten berkonsolidasi sehingga bisa membuka keanggotaan untuk masyarakat umum. "Saya merasa bersyukur sekali bahwa konsistensi perjuangan pribadi-pribadi yang menginginkan adanya perubahan di Indonesia, berkumpul bersama di dalam sebuah wadah Gerakan Rakyat," kata mantan gubernur Jakarta ini.

Anies mengklaim cikal bakal Gerakan Rakyat telah ada sejak Desember dua tahun lalu. Kini, setelah peluncuran KTA secara resmi, Anies menyebut ormas Gerakan Rakyat telah memasuki babak baru.

Sebelumnya, kata Anies, kegiatan ormas Gerakan Rakyat lebih banyak dikonsolidasikan oleh para pegiat internalnya. "Hari ini pegiat-pegiatnya memberikan kesempatan kepada semua rakyat Indonesia untuk ikut bersama-sama di dalam Gerakan Rakyat ini," ucap Anies.

Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat sebelumnya resmi dideklarasikan pada Kamis, 27 Februari 2025 di Gedung Jakarta Inisiatif Office, Cilandak, Jakarta Selatan. Wakil Ketua Umum Bidang Politik, Hukum dan Keamanan merangkap Juru Bicara Gerakan Rakyat Yusuf Lakaseng menyatakan ormas ini berangkat dari ide dan gagasan Anies Baswedan. “Terutama masalah pendidikan sebagai jalan mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bagi rakyat,” kata dia melalui pesan tertulis ketika dihubungi Tempo, Kamis 27 Februari 2024.

Meski begitu, dirinya menekankan bahwa gagasan tersebut diharapkan bisa merepresentasikan ormas secara umum yang memang bergerak dari rakyat. "Gerakan rakyat harus sudah menjadi gerakan orang banyak, gerakan publik, tidak lagi menjadi personifikasi Anies sebagai individu," tuturnya.(HaninMarwah/Tempo/bh/sya)


 
Berita Terkait Anies Baswedan
 
Ormas Gerakan Rakyat Luncurkan KTA, Anies Baswedan Jadi Anggota Pertama
 
Anies Baswedan Jadi Menteri Apa di Kabinet Prabowo? Ini Isu yang Tengah Hangat Beredar
 
Anies Baswedan Dianugerahi Gelar Adat 'Tuan Penato Negarou' di Kabupaten Tubaba, Lampung
 
Anies Baswedan vs Konglomerat Hitam
 
Pak Anies Dicintai Rakyat, Apa Buktinya?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]