Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Aceh
Objek Wisata Alam di Aceh Utara Menjadi Tempat Maksiat
Monday 24 Jun 2013 20:47:17

Kabid Dishubbudpar Aceh Utara, Ir. Nurliana.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Kepala Bidang Dinas Perhubungan Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) Kabupaten Aceh Utara, Ir. Nurliana, mengatakan bahwa objek wisata alam yang ada di Aceh Utara menjadi tempat maksiat.

"Ya begitulah yang terjadi sekarang ini karena objek wisata alam tersebut tidak dikelola oleh oleh dinas," kata Nurliana, kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Senin (24/6).

Selama ini, katanya lagi, objek wisata yang ada di wilayah itu seperti halnya wisata pemandian Blang Kulam di Kecamatan Kuta Makmur, Pantai Bantaian di Kecamatan Seunuddon dan wisata alam lainnya telah dikelola oleh masyarakat setempat.

Disebutkan, selain dikelola sendiri oleh masyarakat setempat, mereka juga tidak membayar retribusi ke pemerintah. Akibatnya, kondisi wisata itu menjadi tak terawat dan ironinya lagi tempat itu sekarang malah dijadikan wisata maksiat.

"Kita memang prihatin sekali melihat kondisi itu, akan tetapi kita sudah berusaha untuk membangun lokasi wisata itu dengan baik. Namun masyarakat justru tidak mendukungnya," tukas Nurliana.

Menurut dia, jika semua objek wisata di Aceh Utara itu dikelola oleh dinas, maka tempat itu justru akan maju, terawat serta terhindar dari tempat maksiat, selain itu juga untuk mendukung upaya pemerintah Aceh menuju Visit Years 2013, tutupnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]