Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Listrik
Nusa Konstruksi Incar Bisnis Pembangkit Listrik
Thursday 20 Dec 2012 11:25:35

Ilustrasi, PLTU (Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk berencana menargetkan ekspansi usaha ke bisnis pembangkit energi listrik atau independent power producer (IPP) dengan kapasitas 3 megawatt hingga 7 megawatt pada tahun depan.

Sekretaris Perusahaan Nusa Konstruksi Enjiniring Djohan Halim mengatakan nilai investasi proyek pembangkit listrik tersebut senilai US$ 4,5 juta dan US$ 10,5 juta. Menurutnya, lokasi proyek tersebut di Sumatera Selatan dan Jawa Barat.

"Perseroan saat ini tengah mengurus power purchase agrrement. Jika telah selesai dilakukan, diperkirakan proyek tersebut mulai dibangun pada kuartal II tahun depan," katanya di Jakarta, Rabu (19/12), seperti yang dikutip dari bisnis.com, pada Rabu (19/12).

Dia menjelaskan perseroan tengah mengarah pada strategi diversifikasi dari bisnis intinya konstruksi. Menurutnya, perseroan mengharapkan adanya kontribusi pendapatan yang optimal dari segmen lainnya seperti pertambangan, energi, dan real estate.

Sebelumnya, perseroan membentuk anak usaha untuk menggarap bisnis pembangkit listrik perseroan, yakni PT Duta Inti Energi dengan nilai investasi sekitar Rp 18 miliar.

Dari sisi real estate, emiten berkode DGIK ini juga berencana mengembangkan bisnis properti untuk mendapatkan pendapatan berulang bagi perusahaan, namun demikian Djohan dapat menjelaskan rencana bisnis ke depan.

Sementara itu, Nusa Konstruksi juga tengah menjalani proses perizinan untuk mengikuti proses tender konstruksi di Saudi Arabia melalui anak perusahaan yang bernama PT Duta Graha Arabia.(ra/bsn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Listrik
 
PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Rudi Hartono: Sebelumnya Tidak Ada Kajian
 
Penghapusan Golongan Listrik 450 VA Bakal Bebani Rakyat Kecil
 
Legislator Pertanyakan Wacana Kenaikan TDL ke Menteri ESDM
 
Legislator Pertanyakan 'Road Map' Program 35 Ribu MW Listrik Untuk Indonesia
 
Legislator Kritisi Mahalnya Harga Listrik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]