Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Telekomunikasi
Nonton Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Ternyata Ini Caranya
2022-11-06 04:59:35

JAKARTA, Berita HUKUM - Siaran TV Analog telah dihentikan pemerintah dan beralih ke siaran TV digital. Masyarakat yang belum memiliki TV digital pun disarankan memasang Set Top Box (STB) pada TV analog. Namun jika sudah memiliki TV digital, anda tak perlu memerlukan alat bantu seperti STB.

STB disebut juga sebagai dekoder atau bisa disebut juga sebagai receiver dan converter. STB diketahui merupakan alat pengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang kemudian ditampilkan pada TV analog atau TV tabung.

Lalu bagaimana cara mengecek TV anda apakah sudah support siaran digital atau belum?

Berikut ini cara mengecek TV digital seperti dirangkum Suara.com, Sabtu (5/11/2022) :

1. Periksa fitur HDTV

Anda harus memeriksa fitur HDTV ada pada bodi TV.

Umumnya TV yang sudah support siaran TV digital akan terdapat label maupun jack input built-in HDTV, DTV, Digital Ready, HD Ready, Digital Tuner, Digital Tuner Built-In, Digital Receiver, dan lainnya.

Jika anda tidak dapat menemukan salah satu dari label tersebut, bisa jadi perangkat televisi anda belum dapat menangkap sinyal digital.

2. Cari tahu spesifikasi

Anda harus mengecek spesifikasi TV anda. Yakni dengan memasukkan nomor model televisi anda di situs resmi merek TV tersebut atau mengecek di internet.

3. Cek TV anda di Situs Kominfo

Anda juga dapat mengecek merek TV di situs Kominfo yakni siarandigital.kominfo.go.id. Lalu klik menu perangkat TV digital. Setelah itu, pilih kolom kategori, pilih opsi Televisi. Kemudian isi merek dan model atau tipe TV anda. Jika TV anda sudah tertera, itu berarti TV sudah dapat mengakses TV digital. Sehingga anda tak perlu membeli STB.

4. Cari saluran digital

Selanjutnya, anda dapat mengecek TV analog atau digital dengan cara mengetesnya.

Yakni anda dapat mengecek di menu TV menggunakan remote TV.

Jika menu tampilan TV muncul pilihan DTV (Digital TV), itu artinya TV anda sudah bisa menerima siaran TV Digital. Apabila tidak ada, itu artinya TV anda masih analog. Sehingga tidak dapat mengakses siaran TV digital. Karena itu anda harus membutuhkan STB, alat pengkonversi sinyal digital.(msn/suara/bh/sya)


 
Berita Terkait Telekomunikasi
 
Ingin Beli Smartphone 5G? Ini Perbedaan Jaringan 4G dan 5G
 
Kesenjangan Digital Masih Tinggi, Wakil Ketua MPR: Perlunya Kolaborasi dan Akselerasi Kinerja Digital
 
Kemenkominfo Imbau Masyarakat Beli STB Seperti Ini, Biar Aman
 
Nonton Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box, Ternyata Ini Caranya
 
Ngebreak Pakai Radio Amatir Ayahnya, Gadis 8 Tahun Berhasil Jalin Kontak dengan Astronot NASA di ISS
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]